pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Halaman: [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10]

 

Bunda, Binar Matamu Adalah Surga - Unknown       posting tanggal 27/07/04

Kemarin, aku pulang ke Bandung. Aku sudah kangen sama ibu. Lagi pula aku ingin liburan, setelah 6 hari full kerja. Saat tiba di rumah, tak ada siapa-siapa, hanya kakaku yang membuka pintu rumah. Setelah menyimpan tas di kuris. Aku rebahan di sofa. Tak lama, aku tertidur lelap di kursi, dibuai nyenyak udara Bandung yang dingin. Tidurku tiba-tiba terganggu. Sebuah tangan menepuk pundakku. "Subuh, a ..........

 

Agar Umur Kemesraan Itu Bisa Tahan Lama - Unknown       posting tanggal 27/07/04

Seorang ibu rumah tangga paruh baya (sebut saja Bu Imah) belakangan ini mulai uring-uringan. Pasalnya dia merasakan sikap suaminya yang mulai kendor perhatiannya. Dalam arti, sang suami jarang lagi bertanya-tanya berbagai hal tentang keadaan di rumah. Hal yang dulu sebetulnya menjadi menu harian Bu Imah bila suaminya pulang dari kantor. Termasuk juga saat-saat menjelang tidur. Entah itu pertanyaan ..........

 

Biarlah Allah Yang Menyelesaikannya - Unknown       posting tanggal 27/07/04

Malam yang pekat. Sepekat hatiku. Aku tidak tahu harus bagaimana, yang pasti, tubuhku telah membahasakan kekecewaan dahsyat dari lubuk jiwaku, dengan menderasnya air mata. Ah, biasanya, malam sehabis hp-ku berdering selalu diwarnai dengan bunga-bunga. Jarak yang memisahkan raga kami bertiga, bukanlah penghalang untuk saling menguatkan dan menyemai cinta di antara kami. Jika tidak melalui sms atau ..........

 

Obral Cinta - Unknown       posting tanggal 27/07/04

"Cinta, jangan gitu dong sama adeknya, ya gadisku..." ia berkata seperti itu ketika melihat anak sulungnya 'mengganggu' sang adik. "Cintaku, mau diseduhkan teh hangat?" tatap matanya penuh sayang, memancar kasih sambil bibir mengulas senyum, ketika ia menawarkan minum teh kepada suaminya. "Hello boy, kasep, mama ngaji dulu, ya sayang..." begitu ujarnya ketika sang bayi, putra bungsunya yang baru ..........

 

Renungan Buat Sang Suami - Unknown       posting tanggal 27/07/04

Wahai sang suami .... Apakah membebanimu wahai hamba Allah, untuk tersenyum di hadapan istrimu dikala anda masuk ketemu istri tercinta, agar anda meraih pahala dari Allah?!! Apakah membebanimu untuk berwajah yang berseri-seri tatkala anda melihat anak dan istrimu?!! Apakah menyulitkanmu wahai hamba Allah, untuk merangkul istrimu, mengecup pipinya serta bercumbu disaat anda menghampiri dirinya ..........

 

Renungan Buat Sang Istri - Unknown       posting tanggal 27/07/04

Wahai sang Istri .... Apakah akan membahayakan dirimu, kalau anda menemui suamimu dengan wajah yang berseri, dihiasi senyum yang manis di saat dia masuk rumah.? Apakah memberatkanmu, apabila anda menghapus debu dari wajahnya, kepala, dan baju serta mengecup pipinya.?!! Apakah anda akan merasa sulit, jika anda menunggu sejenak di saat dia memasuki rumah, dan tetap berdiri sampai dia duduk.!!! ..........

 

Yang Datang Dan Yang Pergi - Unknown       posting tanggal 19/07/04

Jam dinding menunjukkan tepat jam dua belas malam. Entah kenapa tiba-tiba aku terbangun. Kutatap dalam-dalam wajah istriku yang masih lelap dalam tidurnya.Kubelai perlahan anak rambutnya yang tergerai di dahinya. Kamu cantik Ratri...., bisikku perlahan. Tanpa terasa, usai pernikahan kami sudah menginjak tahun yang ke tiga tapi kami belum juga dikaruniai anak. Ya Allah...karuniakan kepada kami an ..........

 

Duka Di Balik Senyum - Unknown       posting tanggal 19/07/04

Pagi yang cerah itu Rina agak kesal. Sudah tiga hari sampah di depan rumahnya belum diangkut oleh pasukan kuning. Empat tas kresek ukuran sedang bertengger di depan rumahnya. Bau busuk mulai menyebar. Maklum baru memasak udang kemarin. Ditengohnya Imron, suaminya, sedang membaca koran pagi yang baru datang. Seperti biasa ia tak dapat diganggu kalau sedang membaca. Sebagai isteri yang mulai memah ..........

 

Salaman - Unknown       posting tanggal 19/07/04

"Assalamu'alaikum...," bisik Muhsin mengakhiri rakaat terakhirnya. Di belakangnya Hasanah mengucap lafaz yang sama. Sholat jamaah usai. Seperti biasanya, sejak ia dinikahi Muhsin, Hasanah meraih tangan suaminya, disalami dan diciumnya. "Bang..., boleh ngak saya bertanya," desisnya setelah keduanya selesai berzikir. "Tentu saja, masalah apa?" "Salaman...." "Salaman? Ada apa? .....Bagaimana?.. ..........

 

Menanti Bangau Terbang Lewat - Unknown       posting tanggal 19/07/04

Teng !?jam dinding berdentang satu kali. Malam semakin larut, tapi Anis masih duduk di ruang tengah. Sejak tadi matanya sulit terpejam. Baru beberapa jam yang lalu Ibu Mas Iqbal, suaminya, menelepon, "Nis, Alhamdulillah, barusan ini keponakanmu bertambah lagi..." suara ibu terdengar sumringah di ujung sana. "Alhamdulillah?, laki-laki atau perempuan Bu ?" Anis tergagap, kaget dan senang. Sudah sem ..........

 

Menebar Kedamaian - Unknown       posting tanggal 19/07/04

Baru kali ini selama 5 tahun perkawinannya, Astiti benar-benar tidak mengerti dengan tindakan Iwan suaminya. Iwan, seorang lelaki yang alim dan sholeh membuat keputusan untuk mengontrak rumah di daerah yang lingkungannya benar-benar tidak "bersih". Sejak dipindah tugas oleh kantornya di daerah ini, maka mau tidak mau kami harus mencari kontrakan lagi di daerah yang dekat dengan kantor suaminya. ..........

 

Syukur - Unknown       posting tanggal 19/07/04

"Assalamu alaikum warohmatullahi wabarokatuuh...", terdengar ucapan salam suamiku dari beranda depan. "Wa alaikum salam warohmatullahi wabarokatuuh", ku jawab salamnya dengan penuh lega. Segera kusambut suamiku dengan senyum manis sembari membantu membawakan tas birunya yang lumayan berat. Sedari dua jam yang lalu, sudah kutunggu-tunggu kepulangannya. Padahal ini sudah seperti kebiasaan suamiku ..........

 

Pinjaman - Unknown       posting tanggal 19/07/04

Satu hal yang banyak aku belajar dari suamiku adalah sifat pemurahnya. Aku memahami bahwa sifat ini harus dimiliki oleh setiap orang Islam. Tetapi mengeluarkan sesuatu yang kita susah payah untuk meraihnya, buatku masih merupakan hal yang berat dilakukan. Kondisi ekonomi keluarga kami Alhamdulillah mencukupi kebutuhan sehari-hari. Cukup dalam arti yang sebenarnya Pemasukan kurang lebih sama dengan ..........

 

Baju Baru Suamiku - Unknown       posting tanggal 19/07/04

Masku ribut lagi ! Apa pasal? Beliau tidak punya baju yang bisa dipakai ke tempat kerja pagi ini. Baju kemarin sudah asam bau keringat, dan sudah ku taruh di keranjang cucian kotor. Baju yang kemarinnya lagi saat ini sedang kubilas. Sedang baju yang seharusnya sudah bisa dipakai masih bertengger di jemuran basah, karena memang sudah tiga hari ini hujan turun terus menerus. Kalau sudah begini, akul ..........

 

Menganyam Kesabaran - Unknown       posting tanggal 19/07/04

"Kriiinnnggg!" Jam wekker di samping kepalaku berbunyi nyaring. Reflek kugerakkan tanganku memencet tombolnya. Hmmm, jam 4.45. Kulihat Aa sudah tidak ada di sampingku, aku bergerak menyalakan heater dan bergerak menuju ruang sebelah. Di sana kulihat Aa tertidur dengan pulasnya. Dengan jaket tebal dan sarungnya. Posisinya melingkar membuat tubuh Aa yang jangkung tampak mengecil. Aku tersenyum. Rupa ..........

 


~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com