pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 4540 kali

Diskusi Sehari Soal Kawin Kontrak (mut'ah)

kiriman : Adhes SS

 

tentang-pernikahan.com - Mut'ah secara literal berarti kesenangan. Ia juga bisa berarti benda yang diberikan kepada istri manakala bercerai dari suaminya. Akan tetapi secara apriori mut'ah hampir selalu diartikan sebagai perkawinan kontrak atau perkawinan sementara untuk beberapa hari/bulan/tahun. Sebagian orang menyebutnya sebagai "akad kecil", Tujuannya adalah kesenangan seksual (istimta'), rekreasi. Ini tentu berbeda dengan nikah, sebab tujuan nikah di samping keperluan rekreasi juga untuk prokreasi (menghasilkan keturunan), dan tidak dimaksudkan untuk sementara.

Demikian dipaparkan KH. Husein Muhammad, Ketua Umum LSM Perempuan Rahima, dalam diskusi sehari "Bagaimana Sikap Muslimah Menghadapi Poligami dan Kawin Kontrak?" Hadir sebagai rujukan antara Iain; DR. KH. Jalaluddin Rakhmat, Habib Husein Al Habsyi, Puspo Wardoyo dan KH. Khalid Al Walid di samping KH. Husein Muhammad sendiri.

Jadi secara definitif, kawin mut'ah sebagaimana dalam fikih adalah nikah tanpa wall, tanpa saksi, tapi harus menyebut mas kawin, waktu famanya kontrak, dengan bahasa ijab "mut'ah" (bukan nikah)," ujar Husein.
Masih menurut Husein, seperti perbudakan dan poligami, mut'ah juga merupakan tradisi pra-lslam yang memanfaatkan tubuh perempuan sebagai obyek kenikmatan laki-laki. Dalam perkembangan sejarah peradaban Islam, perkawinan jenis ini mengalami proses dialektika sosiai, budaya dan politik. Pada masa Nabi Muhammad SAW, mut'ah pernah dihalalkan kemudian diharamkan, lalu dihalalkan lagi dan diharamkan untuk selamanya. Ini paling tidak, merupakan pandangan mayoritas Muslim kelompok Islam Sunni, sementara kelompok Syiah membolehkannya.

"Bila kita melihat keputusan hukum yang menyangkut masalah sosial pada akhirnya harus melibatkan kebijakan politik. Umar adalah tokoh kepala negara yang menarik sekaligus berani dalam banyak hal. Dia selalu melihat aspek-aspek kepentingan masyarakat yang lebih luas. Pandangan pribadinya (ijtihad) ketika dia dalam posisi pejabat pengambii keputusan publik seeringkali menjadi keputusan yang bijak dan maslahah. Seperti diketahui, Umar bin Khattab saat menjadi khalifah, melarang nikah mut'ah dan mengancam pelakunya dengan hukuman pidana," ungkap Husein.


Sumber : www.amanah.or.id


Komentar-komentar :

 adek -
kawin kontrak...sama sekali tak menguntungkan bagi wanita. Jangan dikembangkan ya pls....

 Aa yoga -
buat para lelaki kayaknya menguntungkan tukh m ade :D

 sLAMET - JEPARA
MENDINGAN ENGGAK USAH DILAKUIN
DARIPADA RIBET DIKEMUDIAN HARI!

 Abu Rara - Pontianak
Lhooo ini kan jelas thooo bahwa “Mayoritas ulama fiqih telah menyatakan bahwa nikah kontrak atau nikah mut’ah itu haram” Persepsi hukum Islam soal nikah adalah nikah haruslah bersifat permanen tidak temporer. Tujuannya adalah untuk membina kebahagiaan keluarga baik anak maupun keturunannya.
Kami justru melihat nikah kontrak ini akan berdampak negatif bagi kaum hawa dan masa depan anak-anak yang dihasilkannya. Karena proses kawin kontrak itu sendiri tidak memiliki dasar.
”Perbuatan orang asing yang melakukan kawin kontrak jelas melanggar perizinan yang mereka miliki. Sebab dalam visa, mereka ke Indonesia sebagai turis. Dengan melakukan kawin kontrak, mereka telah melanggar Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1992 tentang Keimigrasian.
Ini jelas merupakan penghinaan martabat kaum wanita, dan bangsa indonesia, apakah Perempuan Indonesia dianggapnya semua seperti TKW yang ke Timur Tengah, diperlakukan sebagai budak nafsu majikannya. wah sangat menjijikan sekali. Celaknya yang melakukan warga dari Timteng yang orang awam menganggapnya bahwa bahwa itu cerminan ornag Islam secara keseluruha.
Oleh karena itu musti ada tindakan tegas dan komperhensip, antar negara, pemerintah Indonesia yaitu dengan cara menyampaikan himbauan secara resmi kepada negara asing tersebut agar melakukan pembinaan terhadap warga negara agar tidak menggunakan visa Turis untuk kawin Kontrak (perzinaan). Selain itu juga perlunya upaya pemerintah Indonesia harus terus berusaha mengurangi kemiskinan dan kebodohan waraganya.
Mentri pemberdayaan Wanita, harus berbicara dan turun tangan untuk ikut mecahkan persolan ini. Merut kami Tindakan aparat yang melakukan penangkapan terhadap para pelaku harus diikuti jalan keluar yang lain, mereka juga manusia yang perlu kehidupan yang layak dan terbebas dari kemiskinan dan kebodohan, bukankah kemiskinan dan kebodohan adalah kewajiban pemerintah ?. Ayoooo.. cari solusinya segera ini menyangkut martabat bangas Indonesia yang sedang dilecehkan terutama oleh manusia-manusi durjana dari Bangsa Timteng.

 rinie............. - samarinda
aduuuu...h!
nunjukin bget c lo kurang beriman.ngapain kawin kontrak.nikah beneran aje

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Berjuang Keras Untuk Satu Isteri

 Ajari Aku 'tuk Jadi Pejantan Tangguh

 Bila Suami Terpikat Wanita Lain

 Menjadi Bidadari Yang Didambakan

 Cinta? Katakan Saja...

 Wanna Be A Mother???

 Suami Setia

 Tujuan Hidup

 Hati-hati! Jangan Jadi Istri Bermasalah

 Kata-kata Bijak Poligami

 Semua Karena Cinta

 Bijak Berhubungan Intim

 Menjadi Istri Yang Selalu Dicintai Suami

 Qana'ah Sifat Mulia Yang Harus Di Miliki Para Istri

 Cahaya Mata

 Fungsi Wanita Dalam Rumah Tangga

 Puisi Poligami

 Ngomong-ngomong Soal Poligami

 Pesan Untuk Para Suami

 Ummi, Percayalah Pasti Ada Jalan!

 Seharusnya Aku Bilang Stop

 Biar Numpang, Tetap Pede Di Depan Mertua

 Kiat Mempererat Hubungan Ayah Dan Anak

 Kado Pilihan Anisha

 Jangan Tebar Pesonamu

 Menjadi Suami Yang Mempesona, Mengapa Tidak?

 Agar Bahtera Tetap Berlayar

 Ungkapan Hati Buat Istriku

 Tinaaaaaaaa

 Sandal Jepit Istriku




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah © Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com