pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 2495 kali

Menjadikan Cemburu Sebagai Energi Positif

Karya : Dadi M.h.b.

 

tentang-pernikahan.com - Setiap manusia berakal pasti memiliki rasa cemburu. Ini adalah anugerah fitriah dari Allah. Sebagai anugerah, cemburu memiliki potensi sebagai kekuatan pengendali dan pendorong, sekaligus sebagai kekuatan yang dapat merusak. Kita bisa melihat seorang anak yang cemburu sewaktu hadirnya sang adik dalam kehidupannya. Sudah sewajarnya, perhatian orang tua akan terbagi, terhadap si kakak dan kepada si adik. Si kakak yang biasanya mendapat curahan penuh kasih sayang orang tuanya, harus dengan "terpaksa" memberikan bagian kasih sayang itu kepada adiknya. Karenanya, tak jarang kita menemukan seorang yang anak yang tiba-tiba saja ngambek sewaktu adiknya lahir atau dia berbuat ulah sebagai sebuah aksi agar ia tetap mendapatkan perhatian.

Rasa cemburu pun acapkali membuat seseorang berubah menjadi sosok yang selalu curiga, senantiasa berprasangka buruk. Tak jarang, kecemburuan mengakibatkan keretakan hubungan suami istri yang berujung pada perceraian. Misalnya, seorang istri atau suami mencemburui pasangannya karena ada indikasi pasangannya itu memiliki ketertarikan terhadap wanita atau pria lain.

Di tempat kerja pun demikian. Bila ada seorang karyawan dipromosikan jabatannya, tak jarang ini menimbulkan kecemburuan bagi karyawan-karyawan lainnya. Seorang pedagang yang tempat dagangannya selalu dikunjungi pembeli dan laris barang dagangannya, juga akan mengakibatkan pedagang lainnya cemburu.

Bagaimana bila hal ini terjadi pada diri kita? Sudah menjadi sebuah keharusan bagi seorang muslim untuk mampu mengendalikan rasa itu dan dapat mengubahnya menjadi energi positif yang membuat kita dapat berpikir positif. Bukankah Rasulullah saw. pernah bersabda,

"Aku mengagumi seorang muslim karena selalu ada kebaikan dalam setiap urusannya. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur (kepada Allah) sehingga di dalamnya ada kebaikan. Jika ditimpa musibah, ia berserah diri (dan menjalankannya dengan sabar) bahwa di dalamnya ada kebaikan pula." (HR Muslim)

Seharusnya, seorang muslim dapat melihat adanya kebaikan di balik setiap peristiwa yang dialaminya. Dia senantiasa berpikir positif dan berprasangka baik kepada Allah bahwa ada hikmah di balik peristiwa yang menimpanya.

Karena itu pula, seorang muslim harus dapat menjadikan rasa cemburu itu sebagai alat untuk dapat memperbaiki sikap atau mengoreksi diri terhadap sikap yang selama ini terjadi. Misalnya, seorang istri atau suami, apakah penampilan atau pelayanannya selama ini memuaskan atau tidak terhadap pasangan hidupnya. Apakah ada sesuatu yang kurang disukai olehnya dalam diri kita atau tidak. Bagi pedagang, apakah ia telah memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya. Apakah ia senantiasa dalam keadaan gembira dalam melayani setiap pembeli.

Dengan sikap ini, ia senantiasa akan memperbaiki kualitas hidupnya dan senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik. Akhirnya, tidak perlu lagi terjadi perseteruan atau pertengkaran yang hebat antara suami istri. Cukuplah diskusi dengan landasan kasih sayang yang menaungi hubungan mereka. Tak perlu lagi terjadi kecemburuan yang mengakibatkan saling menjatuhkan di antara karyawan.

Marilah berbuat yang terbaik di ladang amal kita masing-masing.

Penulis dan editor di sebuah penerbit di Jakarta, tinggal di Bogor. Kontak email:dadi_mhb@yahoo.com


Sumber : www.eramuslim.com


Komentar-komentar :

 Aa yoga -
Aa cemburu ... sama kawan yang taqwanya lebih dari Aa ... Aa cemburu ... sama kawan yang telah meng-genapkan dien mereka ....

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Membanggakan Kekayaan Di Depan Istri

 Diskusi Sehari Soal Kawin Kontrak (mut'ah)

 Berjuang Keras Untuk Satu Isteri

 Ajari Aku 'tuk Jadi Pejantan Tangguh

 Bila Suami Terpikat Wanita Lain

 Menjadi Bidadari Yang Didambakan

 Cinta? Katakan Saja...

 Wanna Be A Mother???

 Suami Setia

 Tujuan Hidup

 Hati-hati! Jangan Jadi Istri Bermasalah

 Kata-kata Bijak Poligami

 Semua Karena Cinta

 Bijak Berhubungan Intim

 Menjadi Istri Yang Selalu Dicintai Suami

 Qana'ah Sifat Mulia Yang Harus Di Miliki Para Istri

 Cahaya Mata

 Fungsi Wanita Dalam Rumah Tangga

 Puisi Poligami

 Ngomong-ngomong Soal Poligami

 Pesan Untuk Para Suami

 Ummi, Percayalah Pasti Ada Jalan!

 Seharusnya Aku Bilang Stop

 Biar Numpang, Tetap Pede Di Depan Mertua

 Kiat Mempererat Hubungan Ayah Dan Anak

 Kado Pilihan Anisha

 Jangan Tebar Pesonamu

 Menjadi Suami Yang Mempesona, Mengapa Tidak?

 Agar Bahtera Tetap Berlayar

 Ungkapan Hati Buat Istriku




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com