pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 37704 kali

Surat Terakhir Untuk Mantan Pacarku

Karya : Alumnus University Of Attaqwa Al-islamiyah

 

tentang-pernikahan.com - Untuk mantan pacarku yang disayangi Allah

Puji dan syukur hanya dan milik Allah swt semata,
sholawat seiring salam semoga tetap tercurahkan
kepada junjungan dan idola kita semua yaitu Nabi
besar Muhammad SAW. dan tak henti-hentinya aku
berdoa semoga apa-apa yg tengah dan akan kita
lakukan selalu dalam pengampunan-Nya yang mendapat
ridho setra selalu dalam naungan rahman dan
rahinNya.

sebelummya aku minta maaf apabila selama ini mungkin
kata-kataku baik pada waktu di telpon atau dirumahmu
telah menyinggung perasaanmu, sebenarnya aku ingin
ngomong banyak sekali tetapi entah aku tak tahu pada
waktu kata-kataku sudah siap aku lontarkan
didepanmu, kata-kata ini hilang tak karuan begitu
saja setiap kali seperti ini dalam fikiranku selalu
terlintas kata-kata, "apa yang sudah kamu lakukan
itu telah menghalangi hak-haknya,
jangan...jangan...urungkan saja niatmu!"

Kemudian setelah lama aku yakinkan, aku sadar bahwa
setiap muslim satu dengan yang lain adalah seperti
satu tubuh yang saling sambung menyambung dan tak
akan pernah dilepaskan. Sungguh aku yg hanya sebagai
mantan pacar, tiada niat dalam hati 'n' selain tiada
kerelaanku jika seseorang yang pernah namanya
bersemayam dalam dihatiku masih terjerat dalam
lingkaran-lingkaran syaiton, tahukah engkau hati ini
terasa ngilu dan sakit jika aku mengingat akan hal
itu, maka dari itu aku luangkan waktu untuk
mengungkapkan isi hatiku, untuk itu aku mohon
kesedianmu untuk membaca dan lebih-lebih engkau mau
meresapi dan memahami kata-kataku berikut ini

[jangan didelete dulu , suratnya puanjang]

Mantan pacarku, engkau adalah kaum yang terhormat
seperti halnya Ibuku dan saudara-saudara
perempuanku. Kau adalah tiang negara ini yang
mana... dengan akhlakmu, engkau dapat menghancurkan
dan mengokohkan negara ini. Engkau adalah pendidik
masa depan yang selalu mejadi harapan bangsa dan
agama kita yaitu Islam yang telah meninggikan
derajat dan memuliakan kedudukanmu. Agama yg lurus
ini juga telah mewajibkan kaum hawa untuk menutup
aurat agar supaya terjaga kehormatan dan kesucianmu
sehingga engkau tidak diganggu oleh orang-orang yang
ingin menodai kesucianmu.

Mantan pacarku......, Engkau adalah makhluk Allah
yang mulia, yang diciptakan dengan segala keindahan,
bagai bunga yang harum semerbak yang selalu
mengundang banyak kumbang untuk selalu mendekat
seperti sebuah ungkapan : "dunia adalah perhiasan
dan seindah-indahnya perhiasan adalah wanita
salihah". Untuk itulah keindahanmu hanya pantas
dimiliki seseorang yang telah dihalalkan oleh Allah
untukmu lewat syariatNya yang suci dan akan selalu
menjaga kesucian dan kehormatanmu.

Ukhti...., Engkau seharusnya tidak boleh dilihat
sembarang mata, tak boleh disentuh oleh sembarang
tangan, tak boleh diajak dan dibawa bermain
sembarang laki-laki. Sungguh hati kecilku ini
sebenarnya tidak pernah terima jika engkau tidak
diperlakukan secara sewajarnya sebagai seorang
muslimah, karena kau adalah saudaraku di jalan Allah
yang harus terjaga kesuciannya agar wanginya tetap
semerbak.

Mantan pacarku yang diridhoi Allah. cintaKu sekarang
hanya milik Allah, RosulNya dan agamaNya. Telah
dituntunnya kita dalam syariatnya yang amat sangat
lengkap tentang kehidupan ini, tentang bagaimana
kita harus bergaul, bermasyarakat, dll. Seperti
halnya... "Berlalulah masa dari hari ke hari sedang
dosa kita terus menumpuk dan kemuadian datanglah
utusan maut. Sedang hati kita dalam keadaan lengah.
Dan sesungguhnnya kenikmatan dunia hanyalah tipuan
dan penyesalan serta kemegahan dunia hanyalah
kemustahilan dan kebatilan."

....sungguh apabila mau bercermin pada ayat diatas,
rasanya sangat tidak pantas kalau kita maupun
saudara-saudara kita masih memelihara cinta semu
yang hakikatnya adalah luapan nafsu yang selalu
ditunggangi oleh musuh kita "Sayton La'natullah".
kita hanya boleh mencintai sebagai saudara dalam
Islam, saling menyayangi hanya karena ikatan aqidah
yang bersih dan ukhuwah kita. Seiring sejalan untuk
tetap istiqomah didalam aturanNYa, tentu dengan
cara-cara yg diridhoi Allah.

Saudaraku... mungkin untuk itu tidak ada salahnya
kalau kita mau berfikir sedikit lebih tenang, lebih
dewasa dan berpikir jauh kedepan. Mari kita
jernihkan fikiran, mensucikan hati, jauhkan
kebencian dan dahulukan cinta. Dengan demikian aku
yakin kita bisa menatap kebaikan dengan hati yang
lapang, tenang dan damai.

Saudaraku terlalu panjang sudah suratku untukmu,
semoga Allah mangampuni dosaku dan dosamu serta dosa
saudara-saudara kita semua yang selama ini masih
selalu menyalahi Syariat-Nya karena kita telah
merajut benang-benang kasih Sayitoni dalam
kebersamaan kita. Maka dari itu marilah kita
sama-sama bertekad untuk menyemai benih-benih cinta
kita dilahan yang telah disediakan Allah untuk kita.
Marilah kita tumbuhkan dan kita pupuk rasa cinta
kita hanya untuk kekasih abadi kita yaitu Allah swt
yang selalu membelai kita dengan Rahman dan RahimNya
agar kita selalu siap untuk berjihad di jalanNya.

Oh...ya...mungkin perlu ukhti ketahui bahwa surat
ini kutulis untukmu bukannya aku sekarang sudah
tidak mencintaimu lagi atau aku takut sama ortu,
atau aku sudah mendapat penggantimu, ...tidak sama
sekali tidak!

Tetapi hidayah dariNya yang membuatku jadi begini.
Aku berharap semoga hidayah yang amat mahal dan
terindah ini dapat terus kita jaga dan kita
pertahankan keberadaannya. Aku berlindung kepada
Allah dari segala bujuk rayu syaiton dan
kerabat-kerabatnya.

Aku mohon maaf atas segala kekhilafan yang pernah
aku lakukan terhadapmu dan semoga yang maha kuasa
mau menerima taubatku dan taubatmu, amin.....
seperti dalam firman Allah "setiap anak adam pasti
bersalah dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah
mereka yang lekas-lekas menyadari kesalahannya untuk
bertaubat".


TIADA MASA YANG INDAH SELAIN MASA REMAJA
TIADA REMAJA YANG PALING MULIA SELAIN REMAJA YANG
BERTAQWA

source : alumnus University of Attaqwa Al-Islamiyah

=============
PS. Rasa kangenku untuk teman-teman ikhwah di Kediri
Kota yang kini tersebar di seluruh kota Indonesia


Komentar-komentar :

 tami - cimahi
amin........

 tami - cimahi
BAGUS BGT

 DR - Bandung
andaikan surat ini aku baca 6 tahun lalu....

 Rima Priorita - Bandung
Subhanallah...suratnya bagus banget dan kata-katanya membuat hatiku terpesona, kalau aku diberi surat seperti itu mungkin aku tidak akan kecewa, malah aku akan mengaguminya. subhanallah Allahuakbar :>!!!!!!!!!

 Moh. Dito Cahya - Bogor
subhanallah sekali, harus dipublikasikan untuk para remaja yang lagi pacaran.....

 Nuria Hanum - Tangerang
Subhanallah, sungguh artikel yg sgt menbangun dan mendidik. Tetapi ana pernah mengalami hal diatas. Untuk saudaraku yang pernah saya putus, maafkan kesalahan ana. sekali lagi, semoga hidayah yg ada dapat terjaga....amin. Mohon doa saudara2 semua.....semoga saya mendapatkan sosok pendamping yang subhanallah....baik....tuk dunia akhirat dan bisa berkumpul di surga kelak....amin

 w - bandung
Subhanalloh,,
sungguh apa yang tertulis dalam surat itu hampir sama dg apa yang saya alami saat ini..
sungguh,stlah membaca surat itu saya semakin sadar klau cinta yang hakiki hanyalah milik 4wl.. tiada cinta yang pantas dicurahkan slain cinta pada 4wl dan kekasihNya,Muhammad SAW..
Subhanalloh,,Maha Suci 4wl..
semoga kita semua hanya cinta pada 4wl dan kekasihya..
yang hanya rindu padaNya..
yang hanya menangis dan tertawa karenanya..
ALLOHU AKBAR..

 abi shaliha - bogor indonesia
subhannalah bagus sekali suratnya, hanya sedikit saran untuk istilah 'idola' untuk nabi muhammad saw saya nggak setuju, lebih tepat 'uswatun hasanah' atau suri teladan yang baik. kenapa 'idola' saya gak setuju, karena idola berasal dari kata 'idol' = boneka, berhala sesembahan kecil orang-orang barat jaman dulu, dan itu sangat tidak pantas untuk nabiullah muhammad saw.

 Dey - SMG
surat ini mengingakan sy bahwa perangkap syaithon senatiasa mengancam stiap anak adam. dan hanya dengan kita senantiasa dekan dengan ALLAH maka kita bisa terhindar dari bujukan, rayuan dan perangkap syaithon. sy hanya dapat mengucap Astgafirullahaladhim ya.... Allah bimbinglah hamba2-Mu yang mengharap hanya kerdhoan-MU

 Nur Sholikhin - Yogyakarta
Subhanallahi walhamdulillahi walaillahaillahuwallahu Akbar, terasa arif, bijak dan sejuk di hati saat ana baca tiap2 paragraf tersirat hikmah penting, ana salut semoga Allah selalu membimbing insan-insan yang selalu tak henting2nya mengibarkan pikiran2nya istiqomahnya. Amieen..

 ozzy_alon3 - medan
Subhanallahi walhamdulillahi walaillahaillahuwallahu Akbar

aku gak nyangka ada orang yang membuat surat seperti ini....

sungguh indah surat yang kau buat ini........

ana salut semoga Allah selalu membimbing insan-insan yang selalu tak hentinya mengibarkan pikiran istiqomah....

amin ya robbal alamin......

 ryan rm - kota banjar jawa barat
IBARAT EMBUN DI ANTARA JILATAN API YG MEMBRA.

 riani - bkt tnggi
MasyaAllah...jarang bngt d zaman skrng ini ada pemuda yg berani menulis surat s indah itu..saya semakin salut dgn para pemuda qt yg tidak mau t perangkap dlm jaringan2 yahudi & jeratan syaitan semoga akhi m dpt kan jodoh nnti nya s orng wnta shaliha,,semoga puisi ini m jadi i'tibar bagi qt pemuda pemudi islam agr qt tidak t goda untk m lakukan hal2 yg d larang agama & tdk t bujuk rayuan syaitan yg t kutuk,,,,amiiinnnn........

 Rhen anak Resah - serang - curug
sungguh pass n mantap ;)

 Vietha az zahra - Vietha
masya Allah...
smga Allah menjaga orang2 yg msih tetap menjga syariatNya.Aamiin
4jmpol buat anda

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Periksa Kesehatan Pra Nikah - Sedia Payung Sebelum Hujan

 Rumahtangga Berkah

 Jeritan Seorang Perawan Tua

 Bila Aku Jatuh Cinta

 Arjuna Dan Sang Bidadari

 Menanti Di Pelataran Harapan

 Episode Hidup

 Menikahlah, Hingga Ketenangan Itu Melimpah

 Aku Turut Bahagia (3)

 Aku Turut Bahagia (2)

 Aku Turut Bahagia (1)

 Wejangan Mantenan

 Unsur Agama Kultur Dalam Upacara Pernikahan

 Ketika "cinta" Dikalahkan Cinta

 Helmi Yahya Ingin ?nikah Gratis?

 Di Batas Keraguan

 Ketika Cinta Harus Usai

 Untuk Ukhti Tersayang

 Bila Suatu Saat Aku Jatuh Cinta

 Jangan Tertipu Gemerlap Valentine's Day

 Remaja Islam Dikepung Budaya Kufur Velentine Day

 Valentine Hari Raya Mengenang Pendeta

 Kriteria Calon Istri (3)

 Kriteria Calon Istri (2)

 Kriteria Calon Istri (1)

 Tips Untuk Penganten Baru

 Hakikat Pernikahan

 The Journey Of Aa Yoga-meli

 Allah, Beri Kami Surga Kecil

 Risalah Nikah




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com