pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

citra-indah.com
citraindahbogor.com
citraindahcibubur.net
citragranciputra.com
citragrand.net
citracibubur.com
rumahcibubur.net
tentang-pernikahan.com

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 52322 kali

Tidak Perawan Lagi, Haruskah Diberitahukan Kepada Calon Suami?

Karya : Rr. Anita W.

 

tentang-pernikahan.com - Assalamu'alaikum Wr Wb

Bu, saya adalah seorang akhwat yang baru menemukan hidayah ketika kuliah. Pada saat SMA, meskipun mengenakan busana muslimah, pergaulan saya bebas sekali. Saya sempat berpacaran dengan seorang lelaki, dan kami sempat berhubungan badan...

Begitu masuk kuliah, saya bergaul dengan orang-orang yang baik, sehingga saya bertaubat dan memutuskan hubungan dengan lelaki itu. Saya juga tidak pernah bergaul bebas dengan lelaki lain. Beberapa bulan lagi saya akan menikah dengan seseorang yang saya kenal di kampus. Hubungan saya dengan lelaki ini insya allah selalu terjaga. Meskipun demikian, saya tidak pernah bercerita mengenai hubungan saya sewaktu SMA, sehingga dia tidak mengetahui bahwa sebenarnya saya sudah tidak perawan.

Yang jadi pertanyaan saya, apakah saya harus memberi tahu mengenai kondisi saya? Saya khawatir dia tidak jadi menikahi saya bila mengetahui kondisi sebenarnya. Tapi, jika tidak memberi tahu, saya khawatir dia akan kecewa pada saat telah menikah nanti. Perlu ibu ketahui, saya tidak pernah memberi tahu orang lain bahwa saya sudah pernah berhubungan badan. Mantan pacar saya pun sudah berjanji akan menjaga rahasia ini sebagai aib kami berdua. Mohon masukannya. Jazakillah Khairan Katsira...

Wassalaamu'alaikum wr. wb.
U

jawaban:

Assalammu'alaikum wr.wb.

Ukhti yang baik, alhamdulillah bahwa berkat hidayah Allah anda menghentikan perbuatan zina yang dimurkai-Nya. Tetaplah istiqomah dan menjaga pergaulan anda saat ini, karena lingkungan memang besar pengaruhnya terhadap perilaku maupun kualitas keimanan seseorang.

Dalam Islam, aib masa lalu memang tidak harus diberitahu karena tertutupnya aib merupakan bagian dari kemurahan Allah. Dan pergaulan bebas yang pernah anda lakukan sebenarnya merupakan bagian dari aib yang dapat anda simpan setelah anda bertobat.

Hanya masalahnya, aib anda terkait dengan cacatnya bagian dari tubuh anda (tidak perawan), maka dalam kasus ini ada perbedaan pendapat apakah calon suami harus tahu atau tidak.

Terlepas dari perbedaan dalam pandangan syariat, nampaknya memang tidak mudah memutuskan yang terbaik bagi anda, karena keputusan bersikap jujur atau tidak juga akan tergantung pada pribadi calon anda serta kesiapan anda sendiri.

Bagi anda pribadi, misalnya tentu tidak mudah bukan membuka aib sendiri? Wajar karena itu bisa berarti mengorbankan harga diri atau harus menerima konsekuensi untuk ditinggalkan orang yang dicintai.

Umumnya, keperawanan memang merupakan hal yang sensitif, namun ada juga orang-orang yang tidak terlalu mempermasalahkannya dan lebih mengutamakan pribadinya.

Jika calon anda merupakan orang yang tidak terlalu menganggap penting masalah ini dan lebih mengutamakan pribadi anda yang sholihat sekarang, maka akan lebih mudah baginya menerima diri anda serta kekhilafan masa lalu.

Namun, memang akan menjadi hal yang sulit jika calon anda itu bukan orang yang dapat mentolerir keadaan tersebut. Dan jika ia baru mengetahui setelah menikah, bukan tidak mungkin akan menjadi masalah yang mengganjal kehidupan rumah tangga tersebut.

Oleh karena itu, saran saya ada baiknya anda mencoba untuk menjajagi pandangan calon anda dalam menyikapi permasalahan keperawanan ini. Hal tersebut dapat disiasati dengan berbincang ringan dan melempar isu yang terkait dengan masalah, misal mendiskusikan resensi film virgin.

Dengan memahami pandangan calon, anda dapat meraba sejauh mana penerimaannya atas anda. Dari sini, anda juga dapat lebih mempertimbangkan kemungkinan untuk berbicara jujur padanya serta sepahit apa konsekuensi yang mungkin akan diterima.

Apapun keputusan anda nantinya bersiaplah menerima konsekuensi yang mengikutinya sebagai bagian dari ketentuan Allah. Dan ketika ternyata tidak sesuai dengan harapan maka jalanilah dengan kesabaran.

Semoga sikap tawakal dan kesabaran anda atas apa yang mungkin terjadi menjadi amal shalih yang akan mengimbangi dosa akibat kekhilafan yang pernah terjadi. Amin.

Wassalammu'alaikum wr. wb.
Rr. Anita W.

Sumber : www.eramuslim.com


Komentar-komentar :

 Hamba Allah - Bumi Allah
Dalam Islam, aib masa lalu memang tidak harus diberitahu karena tertutupnya aib merupakan bagian dari kemurahan Allah.

 f_nieta - salatiga
Lebih baik berterus terang karena dalam rmh tangga yang sakinah jgn sampai ad kerahiaan kl mmg dia mau menerima kita ap adnya dia harus mau menerima kelebihan dan kekurangan kita.

 abi - jakarta
SUBHANALLAH....Allah telah membuka ointu Hidayahnya utk Ukhti. Tanda bahwa Allah sayang ma Ukhti. Btw, perihal semua itu perlu ukhti ceritakan pd suami dg jujur (jika mmg dirasakan mjd beban), Insya Allah suami akan mengerti...plg suami ukhti jg seorang ikhwan. Met berbahagia, smg sakinah & mawwaddah. AMien

 ladies - Jakarta
saya juga mengalami hal yang sama dengan t\maslah diatas, Kapan ya saat yang tepat untuk jujur pada calon suami bahwa kita sudah tidak perawan?

 Arief - Padang
Harus diberitahu!!!!!!!, anda harus berani menerima segala konsekwensi perbuatan anda, Insya Allah anda tidak akan kembali ke perzinaan....

 dr.silvia - padang
Subhanallah,,..smoga Allah SWT senantiasa mengistiqomahkan qita dijalan yang di ridhoinya..Kalau menurut ana bagusnya ukhti istikhoroh dulu untuk memutuskan dikasih tau atau tidaknya,.Perawan atau tidaknya seseorang tidak akan diketahui oleh laki-laki yang belum pernah melakukannya sebelumya atau yang sudah sangat berpengalaman mencobanya..InsyaAllah tertutupnya aib juga suatu kasih sayang dari Allah dan kita harus menjaganyanya dengan banyak banyak Bertoubat dan Bersyukur pada NYA,,Salam kenal

 prama - jakarta
aku juga sama, tapi sekarang aku pasrah aja.... semua keputusan kuserahkan pada calon pasangan ku. ia ingin meneruskan lagi atau tidak hubungan ini......

 ari - Surabaya
Apa anda benar2 cinta dengan dia ? ...
kalo memang benar .. Anda Harus JUJUR dengan Dia !! Karna Sebuah Pernikahan jika tindak dilandasi KEJUJURAN sama saja BOHONG !! Selepas pendapat dia suka atau tidak itu sudah jadi takdir ALLAH .. !!

 adi - surabaya
harus diberi tau pada calon suami...karena hal itu(keperawanan)adalah hak suami untuk mendapatkannya...anda harus siap menanggung resiko dari kesalahan anda....bagi yg belum terlanjur..jgn main-main dgn kegadisan/keperjakaan anda

 Alexi - Nürnberg, Germany
Ya ampun gak penting banget sih bahas perawan atau gak perawan. Kebaikan dan keburukan seorang wanita gak bisa dinilai dr hal itu aja. Kalo seorang cowok tahu seorang wanita masih perawan ato tidak itu berarti cowok brengsek yg kamu nikahi. Aneh banget sih...

 ari - jakarta
ukhti!
sebaiknya diberi tau. aku jga mengalami nasib yg sama.
insya Allah dia mau menerima. Walaupun frustasi untuk sementara.

 diana - bengkulu
jika yang terbaik Allah akan meridhoi...perawan memang seharusnya dijaga, tp jika terlanjur salah,.lebih baik menuju kebaikan dari pada tetap di jl yang salah...Allah telah menciptakan jodoh kita...insyaAllah anda akan menemuinya..

 ira - jakarta
sebaiknya memang diberitahu karena jika tidak diberitahu dan dia mengetahui bahwa ukhti sudah tidak perawan dan jika akhirnya dia tidak dapat menerima kenyataan yang terjadi pada diri ukhti,, agar tidak terlalu menyakitkan di kemudian hari..

 PUTRA FAHRI - MALANG
Jangan diberitahu, karena aib sudah ditutupi Alloh, haram kalau memberi tahu. tapi konsekuensinya kelak harus membolehkan suami poligami.... mudah-mudahan bisa menebus dosa juga jika ikhlas dan sabar. poligami halal tapi zina haram.

 PUTRA FAHRI - MALANG
Jangan diberitahu, karena aib sudah ditutupi Alloh, haram kalau memberi tahu. tapi konsekuensinya kelak harus membolehkan suami poligami.... mudah-mudahan bisa menebus dosa juga jika ikhlas dan sabar. poligami halal tapi zina haram.

 karmila - makassar
saya juga punya masalah yang sama.. 2 bulan lagi saya akan menikah melalui proses ta'aruf, namun saya tdk pernah sama skali b'temu atau b'kominikasi dgn calon suami, proses penjajakn dilakukan antar ortu.. sebelumnya saya sdh ada 3 pria yg ingin menikahi saya namun ketika saya berterus terang mengenai keadaan saya (tdk virgin) mreka mengundurkan diri.. sehingga untuk kali ini saya memutuskan untuk menutup aib dan pasrah pada Allah jika kelak aib itu terbuka..

 Theo - Semarang - semarang
Menurut saya anda harus memberitahu calon suami anda. Itu merupakan hak calon suami anda. Dan jangan anda sembunyikan darinya,, karena anda berarti akan mendzolimi calon suami anda. Apapun hasilnya nanti itu adalah konsekuensi dari perbuatan yang pernah anda lakukan. Semoga ALLAH SWT mengampuni dosa-dosa kita semua.

 OMYO - Solo
Ya... jangan salahan calon suamimu kalau mengundurkan diri, soalnya mungkin dia selama ini menjaga dirinya dari perbuatan zina walaupun pernah gonta ganti pacar ( karena belum ada yang match ) so, tentunya dengan orang yang sudah tidak perawan lagi , apalagi dengan sengaja dan sadar dalam melakukanya dan berulang ulang lagi, pasti dalam pikiran si cowok yang sekarang ini kamu adalah cewek yang kurang tepat untuk dirinya ( karena tidak bisa menjaga kesuciannya ) TAPI JANGAN BERKECIL HATI, masih banyak juga cowok yang tidak memusingkan calon pasangannya perawan atau tidak perawan lagi, wong soalnya dia sendiri juga sudah tidak perjaka lagi......... so kalau mau da[pat yang baru, pastikan yang dijual juga pke punya dan original.

 rudy - surabaya
Jujur saja suadaraku, contohlah perilaku Rosul saat berjualan kain. Beliau selalu berkata jujur bila ternyata kain yang dijual sudah cacat/sobek, bukan malah disembunyikan biar orang lain mau membeli..!
Kalau anda tidak berani jujur ya cari saja calon suami yang memang dulu sadah pernah meniduri wanita sererti anda dah pernah ditiduri mantan pacar anda.
Sehingga tidak lagi mempermasalahkan keperawanan, itu resiko anda tidak bisa menjaga kesucian. Jangan dibebankan pada calon suami dengan membodohinya untuk bohong...!
Maaf jawaban saya mungkin menyakitkan, karena saya salah satu korban dari kebohongan istri.
Sakit sekali, kecewa, marah jadi satu dan itu butuh waktu yang sangat panjang supaya bisa normal kembali, mungkin seumur hidup....!

 andi - banyuwangi
Bertaubat aj yang banyak pd Allah, biarlah waktu berlalu, yg penting jangan ada niatan mengulangi nya, & bertaubatlah.

 siti mardiah - simpang.raya
hm, menurut saya itu terlalu sulit, kalau kita tidak ingin kehilangan orang yang kita cintai, seharusnya kita tidak melakukan hal itu, karna kenikmatan sebelum nikah itu sifat nya sementara aja tapi dosanya nya yang di fikirkan

 aspl - Palangka Raya
Menarik sekali pembahasan penulis, saya maklum karena penulis artikel ini adalah wanita jadi memang lebih cenderung membela wanita juga. ada kesan yang saya dapat dari penggalan jawaban penulisa:
"saran saya ada baiknya anda mencoba untuk menjajagi pandangan calon anda dalam menyikapi permasalahan keperawanan ini. Hal tersebut dapat disiasati dengan berbincang ringan dan melempar isu yang terkait dengan masalah, misal mendiskusikan resensi film virgin". saya menangkap pesan bahwa pada tulisan tersebut mengandung makna "penjinakan" ego kepriaan yg jadi target untuk dikelabui dengan cara memancing (baca:memaksa) rasa empati dan juga perasaan bersalah jika "menolak" ajakan si wanita untuk menikah bukan sama sekali bersikap jujur terhadap calon suaminya. saya mendapati perilaku seperti ini dari banyak sahabat wanita saya sejak dari zaman SMU sampai bekerja sekarang. Saran kepada sahabat pria yg membaca blog ini adalah perbanyaklah pesahabatan (bukan pacaran) dengan wanita yang anda temui atau anda kenal namun kurang begitu akrab. Dengan luasnya persahabatan anda dengan banyak wanita, anda akan mengetahui hal-hal yg "mengagetkan". Saya sudah mencobanya.

 Lia - Jepara
Apabila cowok Anda sudah menetapkan kriteria kalo si cewek yg di nikahinya hrus prawan itu bgaimana?

 Guntur - padang
menutup memang d anjurkan tetapi harus dibedakan dg kejujuran. sedangkan persoalan ukhti skrg adalah persoalan berani atau tidak mengatakan kejujuran yg pahit. jauh lebih sakit didustai oleh org yg kita cinta... tp tidak sulit menerima kenyataan pahit dr orang yg kita cinta. semakin besar cinta semakin sakit jika dibohongi.. sebaliknya semakin besar cinta semakin mudah menerima kekurangan.. percayalah ukhti hanya semakin menyiksa diri n org yg ukhti cinta jika terus berbohong. wslm

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Biaya Pernikahan

 Tidak Perawan Lagi, Haruskah Diberitahukan Kepada Calon Suami?

 Pertunangan, Lebih Singkat Lebih Baik

 Memilih Ibu Atau Kekasih Yang Non Muslim

 Merit Dulu, Pacaran Kemudian

 Buat Yg Belum, Akan & Telah Menikah

 Nasehat Qur'ani Tentang Pernikahan

 Ketika Ajakan Menikah Ditolak

 Persiapan Mental Untuk Menikah Itu Seperti Apa?

 Janji Allah Bagi Orang Yang Akan Menikah




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah © Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com

Sponsored by : citra-indah.com - citraindahbogor.com - citragranciptra.com Kota Nuansa Alam Timur Cibubur Rumah Idaman Mulai 93 Juta