pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 4353 kali

Masuk Islam Untuk Menikah Tidak Direstui Orang Tua, Apakah Termasuk Durhaka?

Karya : Ahmad Sarwat, Lc

 

tentang-pernikahan.com - Ustadz, saya minta saran sekaligus beserta solusinya. Ada seorang wanita dari non Muslim, ingin menikah dengan seorang lelaki muslim. Sedangkan pihak orang tua perempuan tersebut tidak menyetujuinya, disebabkan anak perempuan tersebut mau mengikuti agama lelaki muslim tersebut. Perempuan tersebut mau berkorban apa saja sampai mau mengikuti agama lelaki muslim mungkin karena didasari cinta.

Pertanyaan saya 1. Apakah perempuan tersebut durhaka kepada ortunya karena ortunya tidak merestui hubungan dengan lelaki muslim?
2. Bagaimana sikap perempuan tersebut apabila tetap ingin menikah dan tidak menghiraukan saran ortunya?
3. Jalan apakah yang terbaik bagi si perempuan tersebut menghadapi kemelut dalam hidupnya ini, karena mereka berdua susah dipisahkan?

Terima kasih,
Wassalammu'alaikum Wr.Wb.

Ibu Sari


Jawaban:

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Al-hamdulillah, wash-shalatu wassalamu 'ala rasulillah, wa ba'du

Sebagai seorang yang ingin masuk Islam, sebenarnya wanita tersebut punya tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Keinginan luhur itu tidak bisa dihalangi oleh siapapun, termasuk orang tuanya sendiri sekalipun. Jadi tidak ada istilah durhaka, sebab wanita itu dihalangi menikah lantaran orang tua keberatan bila sampai masuk Islam.

Dalam hal ini, tidak ada ketaatan kepada makhluq dalam rangka bermaksiat kepada Al-Khaliq (Allah SWT). Sebab posisi Allah SWT lebih tinggi dari segala makhluk-Nya. Apapun kemauan dan kehendak makhluk, harus kalah dengan kemauan Sang Pencipta. Kalau orang tua wanita itu tidak meridhai anaknya yang mau masuk Islam, maka ketidak-ridhaan orang tua itu tidak ada artinya di mata Allah. Sehingga dalam kasus ini tidak dikenal istilah durhaka kepada orang tua. Justru orang tua yang durhaka kepada Allah SWT, tuhan telah menciptakannya. Lantaran mereka menghalangi anaknya yang mau menjadi seorang muslim.

Kasus-kasus seperti amat banyak terjadi di masa Rasulullah SAW. Sebagian besar shahabat masuk Islam, namun begitu banyak orang tua dan keluarga yang tidak meridhainya. Sampai-sampai mereka diusir dari rumah, dimushui, diboikot bahkan dihalalkan darahnya oleh orang tua sendiri. Banyak para orang tua shahabat Rasulullah SAW yang memutuskan hubungan ayah dan anak, termasuk tidak mau memberikan warisan kepada anaknya yang dianggap durhaka, lantaran ikut agama yang dibawa Rasulullah SAW.

2. Bila wanita tersebut ingin tetap menikah dengan laki-laki muslim, sebelumnya hendaklah masuk Islam dulu. Setelah itu dia boleh menikah meski dengan wali hakim. Seandainya tidak ada satu anggota keluarganya yang muslim, meski seharusnya layak jadi wali. Wanita tersebut tidak perlu takut durhaka, sebab dia ada di jalan yang benar dan orang tuanya berada di jalan yang sesat.

3. Jalan keluarnya memang dengan menikah secara syar'i, resmi dan diberkahi. Semoga langkah itu bisa membawa mereka kepada kehidupan yang baik di dunia dan akhirat. Amien.

Wallahu a'lam bish-shawab, Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wa barakatuh
Ahmad Sarwat, Lc.

Sumber : www.eramuslim.com


Komentar-komentar :

 azriel - ambon
Saya sekarang lagi menghadapi masalah seperti yg di atas..
Apakah saya harus kawin lari dengan dia??
Saya juga sangat bingung.. Apa yg harus saya lakukan??

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Pengantin Bidadari

 Berlebih-lebihan Dalam Meminta Mahar

 Kenapa Harus Menikah?

 Diteror Mantan Pacar Menjelang Pernikahan

 Ya Allah, Alangkah Bahagianya Calon Suamiku Itu...

 Malam Pertama Dengan Bidadari Surgaku

 Pacaran Boleh Ngga Ya?

 Pernikahan Rosululloh Saw Dengan Siti Khodijah

 Pernikahan Nabi Yusuf Dengan Zulaikha

 Pernikahan Nabi Sulaiman Dengan Ratu Bulqis

 Pernikahan Nabi Musa Dengan Puteri Syafura

 Pernikahan Nabi Adam

 Gaun Pengantin Untuk Muslim

 Tidak Perawan Lagi, Haruskah Diberitahukan Kepada Calon Suami?

 Biaya Pernikahan

 Tidak Perawan Lagi, Haruskah Diberitahukan Kepada Calon Suami?

 Pertunangan, Lebih Singkat Lebih Baik

 Memilih Ibu Atau Kekasih Yang Non Muslim

 Merit Dulu, Pacaran Kemudian

 Buat Yg Belum, Akan & Telah Menikah

 Nasehat Qur'ani Tentang Pernikahan

 Ketika Ajakan Menikah Ditolak

 Persiapan Mental Untuk Menikah Itu Seperti Apa?

 Janji Allah Bagi Orang Yang Akan Menikah

 Berani Menikah

 Apakah Bisa Menikah Tanpa Cinta?

 Tidak Menikah Dengan Foto, Please

 Doa Keluarga Sakinah

 Izinkan Aku Meminangmu

 Kepada Calon Istriku Where Ever U R




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com