pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 3196 kali

When You're Falling In Love

Karya : Rani (asma Nadia)

 

tentang-pernikahan.com - When You're Falling In Love

Apa sih yang terjadi kalo kamu jatuh cinta ?

Asal tahu aja , cinta itu betrasal dari reaksi
kimiawi, dopamine dan norepineprine, menghasilkan PEA,
phenilethilamine. It,s why your knee goes weak, your
palm sweats, your stomach does flip flops.

Parah en norak abis kan akibat yang
ditimbulkan dari perasaan jatuh cinta? Sampai lutut
terasa lemas, telapak tangan berkeringat, dan perut
terasa diaduk-aduk ketika kamu bersama si jantung
hati?

Beban perasaan yang tak tertahankan itu yang
sering membuat anak-anak muda, dan orang yang jatuh
cinta, cenderung lepas kendali karena gak kuat
membendung berbagai rasa yang'enak-enak tapi tak
enak'. Satu lagi, coba deh kamu pikirin, kira-kira
dalam keadaan dipenuhi reaksi kimiawi tubuh yang
demikian, berapa banyak sih dari kita yang bisa
melihat jernih, dan memutuskan satu tindakan dengan
obyektif dan matang?

Rule number one : Jangan percaya dengan
kuputasan/tindakanmu ketika jatuh cinta!
Lebih baik nanya deh sama orang-orang
terdekat, ortu, sahabat, guru atau sosok yang
menurutmu bisa enak diajak curhat dan sejauh yang kamu
kenal, bisa memberikan pertimbangan yang baik, Sebab
orang yang jatuh cinta biasanya bersikap membabi buta.

Beneran gak sih jatuh cinta?

Nah, ini dia juga harus kamu tanya bener-bener
dalam hati. Ketika kau 'fallen' seberapa sih kamu
yakin en mantaps (bener-bener mantap gitu) bahwa kamu
sungguh jatuh cinta sejati? Bukan sekedar suka atau
simpati atau kagum sesaat belaka? Bukan
cinta.monyet!???

Jeleknya, banyak yang tertipu dengan perasaan
cinta. Ketika itu terjadi, mereka mikir, mereka dah
jatuh cinta, mentok abis. Artinya gak bisa berpaling
ke lain hati (ceile.). Orang-orang yang jatuh cinta
bilang, entahlah apa yang terjadi kalo mereka sampe
kehilangan pasangan yang mereka cintai.

"Kalo gue sampe putus sama dia, gue mungkin
gak akan bisa makan seminggu!'
"Gue sih gak bakalan bisa tidur. Pasti tiap
malam selama tujuh bulan nangis habis2an, dan bikin
pulau sebanyak-banyaknya di bantal."

"Nnng. kalo aku rasanya gak bakalan pernah
jatuh cinta lagi sama siapapun. She is the only one I
love!"
Yang lebih drastis mungkin berkata nekad: "Gue
bisa-bisa bunuh diri! Paling sedikit jadi gila!"
Lucunya, ketika kemudia mereka putus dengan
pacarnya, banyak yang dua hari kemudian udah jatuh
cinta lagi, kali ini lebih dahsyat! Tidak ada air mata
(kalopun ada sehari dua aja), gak ada yang mogok makan
berminggu-minggu, menjadi gila ataupun bunuh diri.
Meskipun untuk yang terakhir bukan tidak pernah
terjadi, ada, namun lebih banyak yang survive dari
patah hati. Dan kemudian jatuh cinta lagi, lagi,
lagi.dan lagi.

Bahkan ada yang ketika kesedihan meredup
(putus atau cinta bertepuk sebelah tangan), bisa
dengan terheran-heran dan geleng-geleng kepala,
nomong: "Kok gue bisa jatuh cinta sama dia? Masa gue
jatuh cinta sama cowokl yang naik kelas aja engga?!"

Rule number two: Jangan cepat percaya kalau
dialah cintamu yang sejati!

Dua orang pacaran, kamu cinta mati, dia gimana.?

Banyak banget berita di Koran tentan cowok
yang melakukan tindak kriminal terhadap pacar atau
tunangannya sendiri. Ini serius! Kamu mungkin
bertanya-tanya dalam hati dan gak yakin, gimana bisa
orang yang jatuh cinta menyakiti orang yang dicintai
orang yang dicintai? Dan bahkan bukan karena diancam
putus?

Tapi fakta membuktikan banyak banget kasus
kejahatan yang menimpa mereka yang pacaran, dan
dilakukan oleh pasangannya.

- Ada yang dibunuh dan disimpan di lemari kamar
kost pacarnya hingga berbulan2, baru mayatnya
ditemukan keluarganya.

- Ada yang menolak diajak hubungan intim,
kemudia dianiaya, hingga cacat permanen, nyaris semua
bagian tubuhnya menciut, dan sampai sekarang hanya
bisa terbaring di tempat tidur. Menjadi beban bagi
keluarga, padahal dia adalah anak sulung yang dulunya
menjadi tumpuan harapan keluarga.

- Yang diperkosa, atau kemudian hamil akibat
hubungan intim, dan ditinggal kabur, apalagi. Jumlah
kasusnya gak terhitung.

Kejadian-kejadian di atas sebetulnya membuktikan satu
hal: Orang yang melakukan tidak sungguh-sunguh
mencintai. Betapapun kelihatannya sangat mencintai,
penuh kasih sayang, penuh perhatian. No way! Orang
yang mencintai, tidak akan mungkin menyakiti.

Rule number three : He may not love you the may he
seems. Jangan percaya dia mencibntai kamu
sungguh-sungguh, betapapun kelihatannya!

Jatuh Cinta, Untuk Apa?

Suatu hari kamu mungkin bertemu cowok atau
cewek yang begitu menarik dan membuatmu jatuh cinta.
Dia mungkin mencintaimu. Mungkin tidak. Kalu tidak,
maka bersyukurlah karena sebetulnya bertepuk sebelah
tangan tidak seburuk kelihatannya, seringkali justru
itu menyelamatkanmu dari harl-hal buruk yang mungkin
saja terjadi.

Ingat, sebagati manusia, seringkali kita
terkecoh dengan penilaian kita yang memang hanya
menilai berdasarkan tampak luar saja. Serahkan pada
Allah, kalau memang Dia tidak mengizinkan barangkali
karena memang sosok tersebut tidak baik untuk kamu.
Oke?

Kalau dia mencintaimu juga, gimana?
Well, kamu bisa mengajukan pertanyaan ini pada
dirimu sendiri, "Jatuh cinta, dicintai, untuk apa?"
Jika hanya untuk pacaran, sebandingkah
perasaan bahagia yang sesaat dengan resiko yang
mungkin terjadi? Dunia super duper indah yang
digembargemborkan banyak media kita, dan melenakan,
sebetulnya hanya dunia palsu dimana dua orang berusaha
tampil sebagus mungkin di hadapan pacarnya!

Ingat baik-baik, doi mungkin tidak sebaik
kelihatannya! Hanya Allah yang Maha Melihat, dan Maha
tahu!
Lagian, ngapain juga pacaran?
Apa sebagai sandaran agar semangat belajar?
Begitu tidak ada artinyakah nilai kuliah, yang
dibiayai susah payah oleh ortu, sehingga pantas
dipertaruhkan di pundak pacar kita?

Pacaran untuk saling kenal? Terus kalo udah
kenal mau apa? Wayyo!
Pacaran untuk penghematan, biar kemana-mana
ada yang ngantarin? Wah, fungsi pacar yang begini mah,
bisa diganti sama tukang ojek! Hehe.

Anyway, Rule number four : Keep asking your
heart, pacaran untuk tujuan apa? Betulkah seperlu itu
dan berbagai proyek hidup kita akan hancur kalau tidak
melakukannya?

Kecuali kamu sudah dalam usia siap menikah,
dan merencanakan untuk menikah. Tapi kalau memang
begitu, ngapain juga pacaran? Mendingan merit! Ya gak
seh?

Not ready yet?

Naksir berat, pengen nikah tapi belum kerja? Atau
belum kelar kuliah? Atau belum siap?
Sebetulnya untuk nikah, barangkali gak ada orang yang
benar-benar siap ketika hari H (Heboh) itu tiba.
Adanya pekerjaan, kuliah selesai juga tidak menjamin
kebahagiaan sebuah pernikahan. Tapi dengan niat yang
teguh kukuh berlapis baja, insya allah semua tantangan
pernikahan bisa kamu hadapi.

Tapi kalo memang bener-bener belum mantap gimana dong?
Ya, kasiaaaaaaaan deh kalo gitu, hehe.
If u r not ready yet, berarti gak ada pilihan. Hidupin
puasa senin kemis, sibukin diri sama berbagai
kegiatan. Bohong besar kalimat yang mengatakan muda
foya-foya tua kaya raya mati masuk surga. Jadi isi
masa muda dan pranikahmu dengan mencetak karya
sebanyak-banyaknya, gali potensi. Bikin bangga ortu,
dan calon istri serta calon mertua di masa depan
(bukan yang ditek-in dari sekarang lho!), sekaligus
jadi kebanggaan umat Muhammad!

Atau pendeknya, Rule number five: Isi hidup pranikah
dengan karya! Jadi jika takdir ternyata mengatakan
kita gak keburu nikah, karena umur pendek, at least
kita siap menghadap-Nya! (bukan nakut2in, tapi yang
namanya mati kan satu-satunya kepastian dalam hidup
kita, setuju ya?)

Apalagi?
Rule number six: Kenakan masker takwa untuk virus
merah jambu. Berlaku pada semua panca indera dan jiwa.
Hingga saat indah itu, mudah-mudahan Allah menjagamu,
tetap suci, terhormat, dan indah. Amin


1.Disampaikan oleh Rani (Asma Nadia), dalam Seminar
Sehari : Ketika Cinta Menyapa Ketika Hati Tergoda,
Masjid Istiqomah Bandung, 07 September 2003

Sumber : www.disampaikan oleh rani (asma nadia), dalam seminar


Komentar-komentar :

 Ade Rien - Jambi
Pacaran adalah pintu menuju zina.

 Nur'afifah Hasbi Nasution - Medan
Jika pacaran dianggap jalan menuju pelaminan, kenapa gak coba doa ini aja (dapat dari ust. Jefry al-Bukhari), Allaahumma innii as aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka (cowok) / tuhibbuka (cewek). (Ya Allah, aku mohon cinta-Mu dan cinta seseorang yang mencintai-Mu)

 essy rafida saragih - medan
Cinta itu berkaitan dengan hati, sedang hati manusia itu berbolak-balik, maka tak heran jika cintanya manusia itu bermusim sedang cinta Allah itulah yg abadi juga sejati..
Jika kamu jatuh cinta serahkanlah cinta itu pada sang pemilik cinta " Ya Allah hamba titip cintaku kpdMU terhadap hambamu fulan/fulanah, karna aku tak sanggup untuk menanggung beban cinta yg datang padaku". insyaallah jatuh cinta tidak lagi menjadi beban mental dalam hidupmu. Insyaallah......

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Keluarga Calon Suami Ingin Melamar Seminggu Sebelum Menikah

 Ingin Bertaubah Nasuha Dan Menikahi Bekas Pacar

 Calon Isteri Sudah Tidak Perawan

 Mencintai Seseorang Yang Sudah Menikah

 Diskusi Jomblo Dengan Non Jomblo

 Pacaran Yang Syar'i, Mungkinkah?

 Bolehkah Perempuan Melamar Terlebih Dahulu?

 Makna Sakinah, Mawaddah Dan Rahmah

 Rahasia Jodoh

 Masuk Islam Untuk Menikah Tidak Direstui Orang Tua, Apakah Termasuk Durhaka?

 Pengantin Bidadari

 Berlebih-lebihan Dalam Meminta Mahar

 Kenapa Harus Menikah?

 Diteror Mantan Pacar Menjelang Pernikahan

 Ya Allah, Alangkah Bahagianya Calon Suamiku Itu...

 Malam Pertama Dengan Bidadari Surgaku

 Pacaran Boleh Ngga Ya?

 Pernikahan Rosululloh Saw Dengan Siti Khodijah

 Pernikahan Nabi Yusuf Dengan Zulaikha

 Pernikahan Nabi Sulaiman Dengan Ratu Bulqis

 Pernikahan Nabi Musa Dengan Puteri Syafura

 Pernikahan Nabi Adam

 Gaun Pengantin Untuk Muslim

 Tidak Perawan Lagi, Haruskah Diberitahukan Kepada Calon Suami?

 Biaya Pernikahan

 Tidak Perawan Lagi, Haruskah Diberitahukan Kepada Calon Suami?

 Pertunangan, Lebih Singkat Lebih Baik

 Memilih Ibu Atau Kekasih Yang Non Muslim

 Merit Dulu, Pacaran Kemudian

 Buat Yg Belum, Akan & Telah Menikah




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com