pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 4236 kali

Awalnya Tidak Suka Tapi Akhirnya Berharap

Karya : Rr Anita Widayanti

 

tentang-pernikahan.com - Ass. wr. wb.

Ibu, saya muslimah 30 tahun. Beberapa waktu lalu diajak berkenalan dengan seorang pria setengah baya, seorang duda yang baik. Pada awalnya saya tidak keberatan karena usia terpaut jauh. Tapi setelah bertemu, hal itu tidak jadi masalah bagi saya. Waktu berlalu, si pria tadi tidak lagi menghubungi saya karena ia telusuri kami satu suku. Dalam adat daerah kami, kawin sesuku dilarang, jadi si pria pun mundur. Tetapi ia minta tetap ada komunikasi di antara kami.

Yang ingin saya tanyakan, awalnya saya tidak suka padanya, tetapi kelamaan saya jadi berharap padanya. Apakah yang saya alami ini wajar? Saya tahu, pertemuan kami tidak akan berujung pada pernikahan, tetapi saya cukup senang berkomunikasi jarak jauh dengannya. Apakah ini hal ini dihalalkan dalam agama? Karena saya merasakan getaran yang aneh setiap kontak dengannya. Sejauh mana ketidakbolehan menikah dengan orang yang tidak semahrom dalam Islam? Karena ada adat pantang nikah sesuku di daerah kami. Sikap apa yang harus saya ambil sekarang? Terima kasih atas perhatian dan jawbannya.

Wassalaamu'alaikum wr wb Azimah

Jawaban:

Assalammu'alaikum wr.wb.

Saudari Azimah yang sholehah, rasanya merupakan hal yang wajar jika komunikasi yang intens dengan seseorang pada akhirnya membuat terpautnya hati. Seperti yang anda alami awalnya tidak punya minat, namun seiring berjalannya waktu dan komunikasi yang intensif akhirnya timbul juga minat serta harapan di hati. Jika pertemuan tersebut awalnya memang dimaksudkan untuk membina hubungan yang serius, sangat disayangkan kemudian berubah jadi sekedar pertemanan. Apalagi kemudian anda sendiri mulai timbul perasaan "khusus" dengannya.

Memang adat istiadat dalam suku tertentu memiliki ketentuan sendiri dalam menentukan siapa yang boleh dan tidak boleh dinikahi. Namun tentu saja tidak semua ketentuan tersebut berasal dari Islam. Dalam Islam sendiri tak ada ketentuan tentang tidak boleh menikahi seseorang yang berasal dari satu suku. Jadi, jika menggunakan hukum Islam maka sah-sah saja hukumnya jika hendak menikahi seseorang dalam suku yang sama. Di dalam al-Qur'an dua manusia yang satu suku termasuk golongan orang-orang yang dapat dinikahi.

Menjalin hubungan silaturahmi dengan seseorang sebenarnya boleh-boleh saja, namun sebagai dua orang berlainan jenis, yang dalam hukum islam termasuk non-mahram, maka sebaiknya memang saling menjaga diri dan akhlaq dalam pergaulan sebagaimana syariat islam. Namun tentu saja hal ini memang beresiko akan menyakiti hati anda kelak. Karena bisa jadi kedekatan anda yang intens dengannya akan terus memberikan harapan besar dan tatkala ia akhirnya memilih wanita lain maka bisa jadi anda menjadi kecewa berat karenanya.

Menurut saya, daripada anda menjalin kedekatan dengan lelaki yang memang tidak berniat menikahi anda maka lebih baik berusaha untuk mencari lagi pria sholeh lain yang memang serius menikahi anda. Jadi energi dan harapan anda dapat anda alihkan kepada orang lain yang mungkin kan menjadi jodoh. Dengan mengurangi kontak dengan lelaki yang sekarang dan seiring berjalannya waktu perasaan anda kan berubah juga. Dan lebih cepat lebih baik sebelum apa yang anda rasakan sekarang semakin kuat dan menjadi sulit untuk melepaskan diri dari kebergantunga psikis dengannya. Wallahu'alambishawab


Wassalammu'alaikum wr.wb.
Rr. Anita W.

Sumber : www.eramuslim.com


Komentar-komentar :

 disun tea - australia
anda terlalu percaya pada mitos oleh sebeb itu anda harus berfikir yang lebih realita

 Rie - Jambi
Kalo emang jodoh ga bakalan lari kemana neng, percaya jika dia yang terbaik buat kamu pasti dipertemukan dan ga perlu takut soal pantangan & sugesti. ok. so kamunya mesti sabar and jalanin aja seperti air mengalir

 silva - padang
klo diax serius sama km, dia pasti baklanmancari jaln yang terbaik buat anda ber2, jodoh tu ga kmn!!!!

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Antara Nikah Dan Thalabul 'ilmi

 Status Si Dia: Adik, Sahabat, Pacar?

 Berencana Untuk Menikah Tapi Hidup Terpisah

 Ini Adalah Kisah Yang Sudah Sangat Melegenda : Atas Nama Cinta

 Jauh Jodoh Karena Tanda Lahir Di Pipi

 Belum Ada Jodoh, Mas...

 Bersediakah Engkau Menjadi Isteri Saya

 Jangan Ada Dusta

 Saya Di Amerika Dan Calon Istri Di Indonesia, Bisakah Menikah Jarak Jauh?

 Nikah Jakarta Mesir Melalui Media Komunikasi, Bagaimana Caranya?

 When You're Falling In Love

 Keluarga Calon Suami Ingin Melamar Seminggu Sebelum Menikah

 Ingin Bertaubah Nasuha Dan Menikahi Bekas Pacar

 Calon Isteri Sudah Tidak Perawan

 Mencintai Seseorang Yang Sudah Menikah

 Diskusi Jomblo Dengan Non Jomblo

 Pacaran Yang Syar'i, Mungkinkah?

 Bolehkah Perempuan Melamar Terlebih Dahulu?

 Makna Sakinah, Mawaddah Dan Rahmah

 Rahasia Jodoh

 Masuk Islam Untuk Menikah Tidak Direstui Orang Tua, Apakah Termasuk Durhaka?

 Pengantin Bidadari

 Berlebih-lebihan Dalam Meminta Mahar

 Kenapa Harus Menikah?

 Diteror Mantan Pacar Menjelang Pernikahan

 Ya Allah, Alangkah Bahagianya Calon Suamiku Itu...

 Malam Pertama Dengan Bidadari Surgaku

 Pacaran Boleh Ngga Ya?

 Pernikahan Rosululloh Saw Dengan Siti Khodijah

 Pernikahan Nabi Yusuf Dengan Zulaikha




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com