pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 13893 kali

Kiat Mengenal Calon Tanpa Pacaran

Karya : Kak Hadi Bin Ahmad

 

tentang-pernikahan.com - tips mengenal si ''dia'' ;-)

Untuk mengenal calon tanpa pacaran dapat kita ketahui melalui cara-cara yang efektif, yaitu :

1.Bertanyalah kepada orang yang dianggap paling dekat dengan calon tersebut yang dapat dipercaya sehingga Insya Allah informasi yang kita dapatkan cukup objektif. Dari sinilah kita dapat mengenali sifat-sifat yang tidak nampak dalam tampil sekejap dan sifat-sifat ini penting bagi yang ingin membangun
rumah tangga bersama. Dalam sebuah syair diungkapkan ' Jika kamu ingin bertanya tentang seseorang tanyalah kepada orang terpercaya yang paling dekat dengan orang tersebut (sahabat), karena orang yang saling bersahabat itu saling mempengaruhi". Namun untuk mengetahui penampilan/fisiknya tentu dengan melihat dan cara melihatnya tanpa sepengatahuannya.

2.Untuk mendapatkan kemantapan, lakukanlah sholat istikharah dan mohonlah kepada Allah karena Dia yang paling tahu mana yang terbaik untuk kita. Rasulullah
saw bersabda : ''Kalau anda menginginkan sesuatu maka lakukan salat dua rakaat, rakaat awal setelah membaca al-Fatihah membaca al-Kafirun dan pada rakaat kedua
surat al-ikhlas lalu berdoa...... ( doa istiharah).

3.Setelah memiliki kecendrungan yang kuat untuk mempersunting maka langkah selanjutnya adalah perkenalan (ta'aruf) antar keduanya secara lebih dekat
yaitu secara langsung, namun tetap menjaga norma-norma Islam.

4.Setelah itu, maka diteruskan dengan proses berikutnya sampai akad nikah. Tentu dalam hal ini kedua keluarga memiliki kontibusi yang sangat dominan. Karena keterangan no 1-3 baru menjelaskan bagaimana mengenali sang calon tanpa pacaran.

5.Kenapa untuk mengenali sifat-sifat calon tidak melalui pacaran terlebih dahulu ? Karena Pernikahan yang diawali dengan pacaran dapat diibaratkan membeli
buku yang dijadikan contoh(sample) dari jenis buku yang mahal. Umumnya buku yang seperti ini di toko-toko buku dibungkus dengan plastik rapat disertai
peringatan yang bertuliskan Membuka berarti membeli 'sehingga bagi para pembeli untuk mengenali buku tersebut secara terperinci ada dua pilihan, yaitu pertama, dengan membuka buku tersebut dan membacanya, akibatnya buku tersebut sangat
lecek dan makin lusuh bila semakin banyak orang yang membacanya. Akhirnya hampir semua pembeli menolak untuk menerimanya sebagai barang beliannya kecuali sangat memaksa. Membeli buku seperti inilah ibarat pernikahan yang diawali dengan pacaran. Pilihan kedua, karena buku tersebut mahal terbungkus rapi dan
membukanya adalah berarti membeli maka untuk mengetahui isinya sang pembeli bertanya kepada petugas melalui katalog komputer atau terlebih dahulu bertanya
kepada orang yang telah memiliki dan membacanya sehingga dia memperoleh buku yang benar-benar baru belum pernah disentuh oleh siapapun termasuk pembelinya. Inilah ibarat orang yang menikah dengan tidak proses pacaran tadi.

Pada interval menanti hingga akad nikah nanti memang sering terjadi rindu kangen dan seterusnya. Rindu yang seperti ini merupakan kerinduan yang menjadi
kesempurnaan sifat manusia. Kerinduan yang tidak mampu di tolak oleh manusia itu sendiri.

Imam Ibnu Qoyyim mengkatagorikan sebagai rindu yang sah-sah saja terjadi pada setiap manusia dan manusia tidak mampu memilikinya dan menolaknya, sepanjang
tidak dibawa oleh kerinduan tersebut kepada ma'siat kepada Allah bahkan kita bersabar untuk menahannya maka hal itu tidak apa-apa dan itulah rindu yang
karena Allah.

Tetapi jika rindu tersebut justru yang membawa kita ke jalan hawa nafsu itulah rindu karena hawa nafsu bukan karena Allah. Wallahu 'alam


Komentar-komentar :

 ade octavia - jakarta
yup...aku setuju bgt.....emang bener "membuka label,berati membeli.."

 stutzh - Jakarta
bagus... bagus... bagus... harus banyak dibaca neh.. bagus... two thumbs up deh...

 yudi - bandung
emang betul, membuka berarti membeli.

 Odie - Banjarmasin
ass.. yup..saya sangat setuju..
sampai sekarang saya gak pacaran,, saya masih menunggu jodoh dari Allah,,umur sy 25 thn dah kerja..sy sdh berusaha mencari wanita,dan sering ditolak padhl niat sy mo nikah..sy yakin jodoh sy masih di simpan allah..amin

 casilawaty - Bandung
Sangat...sangat...... setuju. Jika qt ingin diberi jodoh terbaik,maka qt harus memperbaiki diri qt terlebih dahulu. Bukankah wanita yang baik, hanya untuk lk2 baik? Janji allah swt pasti nyata,,,,,,

 fitri - prob
assalamualaikum, saya setuju memang taaruf mrpkan proses pengenalan pasangan hidup yang islami . Alhamdulillah saat ini saya lagi dalam proses taaruf dengan seseorang.
Dan InshaAllah kalau memang dia yang terbaik untuk dunia akhirat, Allah akan melancarkan jalan kami menuju pernikahan yang mawadah warrahmah. Amin.....

 bono - Semarang
baguuuuuus

 RANIA - NAD
Aq setuja bang dengan tanggapan nya?,tapi kira-kira ta'aruf itu berapa lama apa bisa 1 tahun atw tahun,trus mana bagus dengan tunanggan langsung y?????

 ppencari tuhan - indramayu jabar
buakan aku tidak percaya dengan ta'aruf tp biasanya seseorang akan menutupi keburukanya untuk mendapat kan apa yang ingin dicapai suatu contoh aku sendiri dr keanlan sampai menikah cuma berselang 1 bln dulu sih baik tp sekarang banyak sifat jelek dia yang muncul setelah menikah sampai sekarang pernikahan kami sudah 3 tahun dan mengalami banyak kendala dan ketidak cocokan.
tapi makasih dengan artikel nya

 rara - bandung
bravo...i'm agree 100%. membuka berarti membeli. saya juga tdk pacaran namun saya yakin seyakin-yakinnya jodoh saya, kekasih saya sudah diciptakan dan ADA, namun saat ini sedang mencari jalan untuk bertemu dgn saya.demikian pila saya. dengan usaha, doa dan nkeyakinan akan tiba pada saatny. karena menurut pemikiran saya. pacaran bukan hal yang memberikan keuntungan namun yang jelas mudharat.. yaa mudharat waktu, mudharat yang merusak keimanan. jadi jika memang ingin pacaran... Pacaran lah stelah menikah...akan lebih indah....dan berasa lebih..lebih deg-degan, lebih penasaran dan akan lebih menambah keimanan untuk slalu bersyukur akan mikmat yang diberi Allah Swt kepada kita... sutuju ga???

 Ramadhan - Malang
Ane setuju sekali dangan artikel ini.Dan aku sangat bersyukur dah tidak pacaran lagi Smga sampe menikah nanti, Karena orang berpacaran itu selalu/mesti berhub sekali dengan yang namanya buka tutup itu.Astaghfirullah!

 fitrianto - solo
cinta memang indah tpi kadang menyiksa diri. skarang aku tahu apa itu di khianti, tpi aku ttp memafkan dia. aku bkn lah org pendendam tpi aku ttp menunggu dia kembali ma aku.

 dina - Jakarta
Subhanallah bagus banget, makasih atas artikelnya

 yanti - pati
betul skali, kak hadi.
aku niatnya seperti itu tapi selama ini hanya perkenalan aja yang masih terjadi. semoga usaha kali ini adalah jodoh yang terbaik untukku dari Allah.

 andiko - indonesia
hhhhhmmmmm.... kalau saya maunya
" KIAT MENGENAL PACAR TANPA CALONAN"
hihi...

 agus salim - balikpapan
ngak perlu pacaran yang penting tahu " bobot, bibit dan bebet nya"

 endang suryaningsih - Tanah grogot
Yuppzzz...sip dah artikel nya, bgoes...sngat mnjadi pelajaran buat saya....mkasihh....

 khusnul - solo
bt ppencari tuhan...itu lah manusia py sifat baik dan buruk nya. dan menikah itu menyatukan 2 latar belakang yang berbeda, dan dsaat taaruf itu y slg terbuka aja br nt nya pas menikah nggak kaget sm sifat msg2 gt loh.......

 lili indah sari nst - kota medan
Bener sx tuh,gk da guna ny pcran,
Yg ad hnya skit hati aja,
Buang waktu buang tenaga,ujung2 ny putus juga ny..
Saat ne pun saya lg mnunggu spa jdoh sya
Tp sy yakin allah msih merahasiakan ny,, :)

 Hadi - Jogja Bantul
Ijin share

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Engkau Memang Jodohku

 Mencari Yang Sempurna

 Ana Sudah Siap....taaruf Ahhh!!!

 Karena Membuka Rekening Di Bank Syariah

 Jodoh Oh Jodoh...

 Sabar Menyongsong Pernikahan

 Menikahlah Dengan Perasaan Dan Hati Bukan Logika

 Sakinah, Mawaddah Wa Rahmah

 Tetaplah Putih Seputih Melati

 Apakah Menikah Harus Didasari Rasa Cinta

 Kami Yang Belum Menikah

 Soul Mate: Where Are You?

 Antara Menikah Dan Sumber Penghasilan

 Biarlah Ku Kembalikan Cinta Ini Pada-nya

 Di Usia Tiga Puluhan

 Nasihat Perkawinan 6

 Nasihat Perkawinan 5

 Nasihat Perkawinan 4

 Nasihat Perkawinan 3

 Nasihat Perkawinan 2

 Nasihat Perkawinan 1

 Ayah Di Penjara Tidak Bisa Hadir Jadi Wali Nikah

 Menginstall Iman Akibat Virus Merah Jambu

 Ayah, Bolehkah Berpacaran?

 Pernikahan Dini

 Toko Calon Istri

 Kematian Menjelang Hari Pernikahan

 Do'a Dikala Ragu Akan Dirinya

 Nasihat Kepada Para Gadis Remaja

 Hidup Bersama Tanpa Nikah Tidak Mau Tanggung-jawab




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com