pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 3538 kali

Rasulullah Saw Figur Suami Yang Menyenangkan

Karya : Mahmud Mahdi Al Istanbuli & Mustafa Abu Nashr

 

tentang-pernikahan.com - Banyak orang yang beranggapan bahwa Muhammad SAW adalah seorang rasul yang selalu serius dan kaku, anggapan ini tidaklah benar sebab sesungguhnya beliau adalah seorang suami yang menyenangkan bagi istrinya, selalu menampakkan wajah yang berseri-seri, dan sering bercanda dengan para istrinya pada saat-saat tertentu.

Aisyah RA berkata, "Demi Allah, aku pernah melihat Rasulullah SAW berada di pintu kamarku, sedangkan saat itu di dalam masjid ada beberapa orang Habsyi (Abyssinia) yang sedang bermain tombak. Rasulullah SAW pun kemudian menutupiku dengan selendangnya agar aku tidak terlihat oleh orang banyak namun aku dapat melihat permainan mereka. Aku sandarkan wajahku diantara bahu dan telinga beliau dengan menempel di pipi beliau, kemudian beliau bersabda: "Wahai Aisyah, apakah engkau sudah puas?" Aku menjawab, "Belum" dan aku tetap melihat permainan itu dari tempatku berdiri sampai aku merasa puas."
Dalam riwayat lain disebutkan, "Beliau tetap berdiri karena menemaniku ('Aisyah) melihat permainan itu hingga aku puas, lalu aku pergi meninggalkan permainan itu, maka perkirakanlah dengan perkiraan wanita remaja yang masih senang melihat permainan" (HR Bukhari dan Muslim)

Tujuan Rasulullah SAW mencontohkan berbagai macam kegiatan dan permainan bersama istri beliau adalah agar setiap suami istri bisa memperoleh kesenangan bersama psangan hidupnya. Disamping itu, bercanda dengan pasangan hidup bertujuan agar kehidupan suami istri tidak terasa membosankan dan monoton.

Aisyah RA berkata, "Aku pernah bersama Rasulullah SAW dalam suatu perjalanan, saat itu tubuhku masih ramping.Beliau lalu berkata kepada para sahabat beliau,"Slakan kalian berjalan duluan!" Para sahabat pun berjalan duluan semua, kemudian beliau berkata kepadaku, "Marilah kita berlomba." Aku pun menyambut ajakan beliau dan ternyata aku dapat mendahului beliau dalam berlari. Beberapa waktu setelah kejadian itu dalam sebuah riwayat disebutkan:" Beliau lama tidak mengajakku bepergian sampai tubuhku gemuk dan aku lupa akan kejadian itu."-suatu ketika aku bepergian lagi bersama beliau. Beliau pun berkata kepada para sahabatnya. "Silahkan kalian berjalan duluan." Para sahabat pun kemudian berjalan lebih dulu. kemudian beliau berkata kepadaku, "Marilah kita berlomba." Saat itu aku sudah lupa terhadap kemenanganku pada waktu yang lalu dan kini badanku sudah gemuk. Aku berkata, "Bagaimana aku dapat mendahului engkau, wahai Rasulullah, sedangkan keadaanku seperti ini?" Beliau berkata,"Marilah kita mulai." Aku pun melayani ajakan berlomba dan ternyata beliau mendahului aku. Beliau tertawa seraya berkata, " Ini untuk menebus kekalahanku dalam lomba yang dulu." (HR Ahmad dan Abi Dawud)

Rasulullah SAW juga pernah bersabda kepada 'Asiyah, "Aku tahu saat kamu senang kepadaku dan saat kamu marah kepadaku." Aisyah bertanya, "Dari mana engkau mengetahuinya? " Beliau menjawab, " Kalau engkau sedang senang kepadaku, engkau akan mengatakan dalam sumpahmu "Tidak demi Tuhan Muhammad" Akan tetapi jika engkau sedang marah, engkau akan bersumpah, "Tidak demi Tuhan Ibrahim!". Aisyah pun menjawab, "Benar, tapi demi Allah, wahai Rasulullah, aku tidak akan meninggalkan, kecuali namamu saja" (HR Bukhari dan Muslim)

Ketahuilah, bahwa berakhlaq baik terhadap istri tidaklah sebatas menahan diri dari menyakiti mereka tetapi juga mampu menanggung perilaku buruk mereka dan juga mampu bersabar atas kesalahan dan kemarahan mereka sebagai upaya meneladani Rasulullah SAW. Para suami hendaknya memiliki sifat humoris ketika berada di rumah guna menyenangkan hati istri, meringankan beban hidup yang dilalui bersama dan menghilangkan ketegangan setelah seharian bekerja.

Contohlah Rasulullah SAW, karena beliau adalah figur seorang suami yang menyenangkan bagi istri.

(Sumber: Wanita Teladan, Mahmud Mahdi Al Istanbuli & Mustafa Abu NAshr, IBS, 2005)


Komentar-komentar :

 ibrizani - jakut
andai saja para suami memahami isi dari artile ini kebahagiaan akan lebih tersa terima ksih artikelnya membuat saya bertambah cinta terhadap suamiku

 abu - Banten
sepertinya aku harus belajar seperti Rasulullah dalam berkeluarga ternyata penuh warna ...dan patut di contoh

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Upss?.rasanya Ingin Di Peluk !"

 Bersinarlah Matahariku

 Kisah Cinta Sejati

 List Perlengkapan Bayi

 Usia Pernikahan Mempengaruhi Kemesraan

 52 Kiat Agar Suami Disayang Istri

 Ada Apa Dengan Mertua?

 Episode Memperbaharui Cinta

 Poligami Jalan Terindah

 Juga Untukmu.....wahai Para Istri

 I Am A Second Wife (saya Jadi Isteri Kedua)

 Jangan Takut Bilang Cinta

 Segenggam Gundah (ode Untuk Para Ayah)

 Suami Yang Kurang Perhatian

 Renungan Buat Istri

 Bolehkah Mahar Dijual Tanpa Sepengetahuan Suami?

 Keutamaan Taat Bagi Seorang Istri

 Kebohongan Terungkap Setelah Menikah

 Istri Selingkuh Dengan Teman Kantor

 Suami Memperhatikan Wanita Lain

 Madrasah Cinta

 Kisah Kepala Ikan

 Maafkan, Karena Aku Bukan Pangeran

 Ungkapan Sederhana Untuk Istri Tercinta

 Kiai Yang Tak Mau Menikah Lagi

 Tidak Diundang Walimah Tapi Tetap Datang, Apakah Dibenarkan?

 Kewajipan Bersetubuh Suami Isteri

 Karena Kau Cintaku

 Suami Pelupa, Istri Ditinggalkan Di Pom Bensin

 Cinta Laki-laki Biasa




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com