pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 8295 kali

Pacaran Islami, Adakah?

Karya : Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhan

 

tentang-pernikahan.com - Dalam Islam memang tidak dikenal proses pacaran seperti apa yang dipahami kebanyakan remaja islam sekarang. Proses pacaran seringkali lebih banyak membawa mudharat daripada manfaat, bahkan seringkali membawa kepada perbuatan yang dilarang dalam agama,. Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran, sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuah cinta sejati tidak
berbentuk sebuah perkenalan singkat, misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon, tukar menukar SMS, chatting dan diteruskan dengan janji bertemu langsung.

Semua bentuk aktifitas itu cenderung bukanlah sebuah aktifitas cinta, sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. Bahkan tidak ada ketentuan tentang kesetiaan dan seterusnya.

Padahal cinta itu memiliki, tanggung-jawab, ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Dalam format pacaran, semua instrumen itu tidak terdapat, sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta.

Pacaran Bukanlah Penjajakan/Perkenalan

Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajagan, perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri, bukanlah anggapan yang benar. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya dari data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan.

Dalam format mencari pasangan hidup, Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu.

Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda,"Wanita itu dinikahi karena 4 hal: [1] hartanya, [2] keturunannya, [3] kecantikannya dan [4] agamanya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat." (HR. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa' fiddin nomor 4700, Muslim Kitabur-Radha' Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661)

Selain empat kriteria itu, Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Maka dalam masalah ini, peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting.

Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebaga ta'aruf. Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik, bermake-up, berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya.

Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up, tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemua dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran.

Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur, sebaliknya sebuah penyesatan dan pengelabuhan.

Dan tidak heran kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran, namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi. Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.

Etika Ta'aruf
Dalam melakukan penjajagan yang syar`i, ada beberapa ketentuan yang
harus dipatuhi antara lain:

Tidak Berduaan (Khalwat)
Khalwat adalah bersendirian dengan seorang perempuan lain (ajnabiyah).
Yang dimaksud perempuan lain, yaitu: bukan isteri, bukan salah satu
kerabat yang haram dikawin untuk selama-lamanya, seperti ibu, saudara,
bibi dan sebagainya.

Ini bukan berarti menghilangkan kepercayaan kedua belah pihak atau salah satunya, tetapi demi menjaga kedua insan tersebut dari perasaan-perasaan yang tidak baik yang biasa bergelora dalam hati ketika bertemunya dua jenis itu, tanpa ada orang ketiganya. Dalam hal ini Rasulullah bersabda sebagai berikut:

"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan." (Riwayat Ahmad)

"Jangan sekali-kali salah seorang di antara kamu menyendiri dengan seorang perempuan, kecuali bersama mahramnya."

Tidak Melihat Jenis Lain dengan Bersyahwat

Di antara sesuatu yang diharamkan Islam dalam hubungannya dengan masalah gharizah, yaitu pandangan seorang laki-laki kepada perempuan dan seorang perempuan memandang laki-laki. Mata adalah kuncinya hati, dan pandangan adalah jalan yang membawa fitnah dan sampai kepada perbuatan zina.

Katakanlah kepada orang-orang mu'min laki-laki, "Hendaklah mereka itu
menundukkan sebagian pandangannya dan menjaga kemaluannya" (an-Nur: 30-31)

Menundukkan Pandangan

Yang dimaksud menundukkan pandangan itu bukan berarti memejamkan mata dan menundukkan kepala ke tanah. Bukan ini yang dimaksud dan ini satu hal yang tidak mungkin. Hal ini sama dengan menundukkan suara seperti yang disebutkan dalam al-Quran dan tundukkanlah sebagian suaramu (Luqman: 19).

Di sini tidak berarti kita harus membungkam mulut sehingga tidak berbicara. Tetapi apa yang dimaksud menundukkan pandangan, yaitu: menjaga pandangan, tidak dilepaskan begitu saja tanpa kendali sehingga dapat menelan perempuan-perempuan atau laki-laki yang beraksi.

Pandangan yang terpelihara, apabila memandang kepada jenis lain tidak mengamat-amati kecantikannya dan tidak lama menoleh kepadanya serta tidak melekatkan pandangannya kepada yang dilihatnya itu.

Oleh karena itu pesan Rasulullah kepada Ali r.a:

"Hai Ali! Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan
lainnya. Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun yang
berikutnya tidak boleh." (Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tarmizi)


Rasulullah s.a.w. menganggap pandangan liar dan menjurus kepada lain jenis, sebagai suatu perbuatan zina mata. Sabda beliau: "Dua mata itu bisa berzina, dan zinanya ialah melihat." (Riwayat Bukhari)

Hindari Berhias Yang Berlebihan (Tabarruj)
Tabarruj ini mempunyai bentuk dan corak yang bermacam-macam yang sudah dikenal oleh orang-orang banyak sejak zaman dahulu sampai sekarang. Ahli-ahli tafsir dalam menafsirkan ayat yang mengatakan:

"Dan tinggallah kamu (hai isteri-isteri Nabi) di rumah-rumah kamu dan jangan kamu menampak-nampakkan perhiasanmu seperti orang jahiliah dahulu." (QS Ahzab: 33)

Dalam Teknisnya, tidak harus selalu dengan langkah formal, resmi atau rotokoler. Bisa juga dengan cara yang tersamar yang tidak bisa dengan mudah ditafsirkan dengan mudah oleh pihak wanita sebagai bentuk penjajagan. Sebab bila sejak awal seorang wanita sadar bahwa dirinya sedang dijajagi, bisa jadi dia malah nervous, salah tingkah atau mungkin malah bertindak yang tidak-tidak. Maka bisa saja dilakukan secara pergaulan yang alami dan normal.

Selain itu bisa juga menggunakan utusan orang yang bisa dipercaya. Dan yang lebih utama adalah utusan yang berfungsi sekaligus sebagai konselor dalam urusan pernikahan. Sosoknya adalah orang yang sudah berpengalaman mendalam dalam urusan keluarga, sehingga apa yang diinformasikannya bukan semta-mata bahan mentah, melainkan dilengkapi dengan analisa yang sudah siap dijadikan bahan pertimbangan oleh anda.

Jaid, sekali laig tidak ada PDKT yang islami terlebih pacaran yang Islami, untuk itu menjaga kesucian diri dengan segera menikah, tetapi apakah kita tidak boleh menyintai? Boleh-boleh saja karena cinta tidak bisa di larang datangnya di hati kita dan yan terpenting adalah mengelola hati agar cinta itu tidak ternoda dengan pacaran, Okey.....lalu bagaimana jika ada Myqers yang berta'aruf langsung via chat, Pripat Message, atau Email untuk menjalin hubungan serius? Nah inilah yang sekarang sedang marak di myquran.org.semoga ALLAH memberikan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin

Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhan (Adi Supriadi)
ASSYARKHAN CONSELING CENTRE
Lembaga Konseling dan Training Keluarga dan Remaja Indonesia
Jln. Maleer Selatan 51 / 117 Kel. Gumuruh Kec. Batunungal Kota Bandung

Contact Me at :
Mobile : 081573530788 (SMS Conseling Centre)
Phone : 022-7318191 (Call Conseling Centre)
Yahoo Mesenger : assyarkhan
E-mail : assyarkhan@yahoo.com / ahmaddinullah@myquran.com


Komentar-komentar :

 ismail - jakarta
assalamu'alaikum.
ane setuju dengan artkel ini ...............
semoga Allah memberikan pemahaman iman kepada semua yg baca artikel ini

 nengky - Jakarta
assallamu'alaikum...wr...wb...
seudah baca artikel diatas, no comment....
T.O.B buanget... deh, ane setuju dan sependapat jg ma ikhwan ismail

 Liem - P.Bun
yupz..yang jd pertanyaan..bagaimna menjaga hati ni biar tdk terjerumus..?:-)

 habib - banda aceh
Alhamdulillah...
untuk kekian X2,,abib dapat pencerahan lagi melalui media ini...
dan memberikan petunjuk kpd abib bagaimana mengelola perasaan cinta dengan perempuan yang kita cintai&sayangi...
dan mmbuat abib jadi bertmbah yakin untuk menikah...
di mohon do"@...

 hamba Allah - jawa timur
mungkin bkan kritikan tp cuman sebagai motifasi bagi pemuda pemudi dan remaja generasi bangsa
yang jlas karya ini baik sekali untuk di jadaikan acuan hidup bagi remaja sekarang agar tidak terjerumuskan perbuatan yang dilarang oleh agama
klu kita renungkan kembali bahwasanya dalam islam g da istilah pacaran islami'.
jd harapan saya pada diri saya pribadi dan kaum remaja umumnya agar menjauhi hal2 yang menjerumuskan ke jalan perzinahan
saya pernah mendengar dalam ayat suci al quran
لاتقربالزن
klu kita berpedoman pada ayat tersebut bahwasanya pacaran adalah suatu langkah yang mendekatkan pada perbuatan zina.
jd sangat jauh menyimpang dari jalan yang benar pa bila ada istilah PACARAN ISLAMI
islam tidak mengajarkan hal tersebut(pacaran)
semoga allah selalu bersama dan membimbing kita k jalan yang di ridhoinya amien.
harapan:
bagi remaja muslim muslimah yang tidak kuat meneahan hawa nafsu kita maka kawinlah jika tidak mampu untuk kawin meberi nafkah kepada calon istri maka hendaknya berpuasalah.

 dika - jabar
wah ane setujuh banget tuh....
bila perlu diadain suatu seminar atau apalah namanya buat pengetahuan kita....!!!
makasih

 wahyu - bogor
wouw......

 nita - bogor
ana setuju sekali dengan artikel diatas, di islam tidak ada pendekatan yang akan menghabiskan waktu, dan merusak kondisi iman. Cinta yang sebenarnya hanya untuk Allah, mencintai seseorang itu boleh tapi harus dicover dengan baik yang sesuai aturan islam....
ika mencintai seseorang minta kepada yang punya hak...yakin dan mantapkan hati kearah pernikahan...
dan insaallah akan memberikan kita keiklasan dan kemudahan....amin ya rabb

 ghea - kaltim
salut !!!!!!!!!!!!!!!!

 laialtul fatima-pati - pati
sebuah artikel yang patut untuk dijadikan pelajaran dan bisa q jadikan sebagai renungan untuk bermuhasabah pada-Nya.....

makasih...

 ridh0 - mataram
mmm,artikel bagus...tp sy mnjalankan ta'aruf dan kenal dgn akhwatnya via chat...skrg tinggal proses khitbahnya saja...padahal sblmnya blm pernah ketemu....gimana ya???...,

 Maheswary - pati
Assalamualaikum..artikel ini subhanallah bagus sekali, aku harap muda mudi setelah membaca artikel ini di pahami betul, tidak hanya membaca lalu berlalu lalang.wasalamualaikum.say good bay,,

 saifullah - 859660
saya sangat setuju dengan artikel ini, saya juga berterima kasih kepada penulis yang dimana artikel ini membuat sy pribadi bisa mendapatkan sedikit pengetahuan mengenai pacaran..
semoga ALLAH Selalu memberikan kita perlindungan...amien

 yafa - t.galek
prnah aq mncoba utk pcaran scra islami ala aq sndri,dg cra smsan & telpon2n....,bla kngen qt ktmunya dpngjian atw sykuran drmah tman,,pkokx dtmpat yg g"sepi...tp nytanya lma klamaan qt jd berani..klw dlu pndangan ja mlu skrang qt biasa pgangan tangan,ikut trend kta cwekq...akhirx sbulan kmarin dy nyuri ksmpatan nyium pipi aq astghfllhhl'dzim hri itu jg q ptusin dy........akhirnya aq sdar bhwa pcaran dluar nikah pnuh dgn mdhratx........t'pmuda indonesia ktakn "no pcran...klw g'tahan bruan ja nikah,tp inget msti tnggung jwab lho...."

 Mun - Bekasi
pacaran islami ada, TAPI kalo dah nikah ..baru Boleh dahhhh pacaran ma yang udah halal jadi miki qita....makasih tausiahnya

 aku, hamba-NYA - jakarta
asslm,,
dahsyat ..
ana juga niat mau ta'aruf,,
ana berharap,,
niat ta'aruf ini ga cuma dibibir duank karna alasan "X" ..

mog aja emank niat yg dateng dari hati ..
amienn ...

 adimaryanto - Jakarta
terima kasih atas ilmu nya..........

 iLan - rangkasbitung
alhamdulillah,.. shukurlah saya bisa menemukan artikel islami ini :-)

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Nggak Ada Pacaran Islami !

 Pacaran Islami, Memang Ada?

 Mengapa?? Karena Dia Manusia Biasa

 Aku Akan Menikah

 Menemukan Kelebihan Dalam Kekurangan Pasangan

 Pasangan Hidup

 Untuk Calon Istriku

 Jangan Tangisi Apa Yang Bukan Milikmu

 Pesan Ajal Di Pesta Pernikahan

 Menguak Tabir Hari Dan Bulan Baik Pernikahan 2

 Menguak Tabir Hari Dan Bulan Baik Pernikahan 1

 Ta'aruf Gagal Terus?

 Perawatan Menjelang Pernikahan

 Wedding Planner, Membantu Mewujudkan Hari Bersejarah

 Pernikahan Menuju Kebebasan

 Kala Cinta Meranggas Aqidah

 Membolehkan Pacaran? Sebuah Pendekatan Positif

 Kalau Asmara Terbentur Dinding

 Nikah Sebuah Dilema

 Pelangi Nggombal.lagi!

 Rumah Tangga Samara

 Ketika Derita Mengabadikan Cinta

 Deg-degan Saat Dilamar

 Raihana 3 - Pudarnya Cahaya Cleopatra

 Raihana 2 - Pudarnya Pesona Cleopatra

 Raihana 1 - Pudarnya Cahaya Cleopatra

 Ar-royan - Ayo Menikah

 Mengapa Cincin Pernikahan Harus Ditaruh Di Jari Manis??

 When I Met My Future Wife

 Setelah Putus Pacaran




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com