pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 10056 kali

Zina Dalam Label "pacaran"

Karya : Erwin Arianto

 

tentang-pernikahan.com - Sedih dan mengenaskan dua kata yang saya pilih saat saya bertemu dengan seorang sahabat yang ternyata hamil diluarnikah, oleh seorang kekasihnya yang tidak bertanggung jawab, seperti sebuah tayangan di sinetron ditelevisi, sudah menjadi sebuah kisah nyata yang ada pada masyarakat, hal ini adalah salah satu hasil Televisi dan tayangan media lain dalam merusak budaya yang ada pada masyarkat.

Saat ini cinta yang identik dengan pacaran adalah hal yang lumrah, hal ini dapat di lihat dalam beberpaa sinetron di televisi, bahkan anak SD pun sudah ditayangkan dalam hal pacara/percintaan. Apa yang dilakukan oleh orang yang berpacaran? secara kasat mata orang itu akan berpegangan tangan, lalu apa sih pacaran itu Pacaran diidentifikasikan sebagai suatu tali kasih sayang yang terjalin atas dasar saling menyukai antara lawan jenis. Apabila kita lihat secara sepintas dari definisi diatas mungkin dapat disimpulkan bahwa pacaran itu merupakan suatu yang wajar dilakukan dikalangan kita saat ini.

Terlepas dari tujuan Awal mungkin tujuan dari pacaran adalah untuk saling mengenal,untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan, tapi pada tingkatan tertentu pacaran bisa jadi sebagai pelampiasan hawa nafsu bagi dua insan yang berbeda jenis. coba telaah dari beberapa kasus pacaran berapa persen yang memang pengenalan menuju pernikahan? jawabannya adalah sangat sedikit sekali, apakah benar yang sudah pacaran lama akan jadi dan menikah? jawabanya adalah tidak.Ketika kita pacaran, resiko yang kita dapat adalah patah hati, sakit hati, dan kita mendekati zina (bagaimana tidak kalau pacaran kemungkinan besar kita akan berpegangan tangan, Berciuman, atau bahkan melakukan zina/Bersetubuh)

fenomena hamil di luar nikah begitu marak, dan masyarakat pun sudah menganggap hal ini sebagai sesuatu yang biasa. Di mana-mana ada pemilu (pengantin hamil dahulu). Ironisnya, maksiat ini banyak dilakukan umat Islam, padahal Islam mengajarkan umatnya agar jangan mendekati zina... tapi kenapa hal ini bisa terjadi karena masyarakat tidak menjalankan islam secara menyeluruh, dan hasilnya Zina dan pacaran menjadi hal yang wajar dan biasa di mata umat islam dan penduduk indonesia pada umumnya.

Inilah dampak kebebasan yang begitu diagung-agungkan, begitu banyak Media Televisi,Majalah,Koran,DVD, FIlm, Internet yang menayangakan informasi yang salah, dan ini salah satu dampak kehancuran budaya bangsa akibat tayangan TV yang tidak bermoral. hal ini dapat kita lihat dari perubahan pandangan di masyarakat terjadi Perubahan nilai atau cara pandang terhadap pergaulan antar lawan jenis pun berubah. Kalau dulu, pacaran atau bermesraan di depan umum dianggap tabu, kini hal itu dianggap biasa. Jangankan bersentuhan atau sekadar berciuman, yang lebih dari itu pun dilakukan, dengan tanpa rasa malu! Naudzubillah mi jalik...

Banyak kasus, karena hubungan pacaran yang terlalu bebas, dua insan yang dimabuk cinta.saat Hawa nafsu telah membius mereka, maka zina terjadi. Allah telah melarang mendekati zina apalagi kita berbuat zina, karena kalau kita telaah secara nalar dan akal, konsekuensi dari berbuat zina adalah sungguh berat dan membuat cemoohan dan siksa batin yang berat.

Bagi seorang gadis yang hamil di luar nikah karena zina, seringkali menyisakan rasa malu yang dalam. Gara-gara hamil di luar nikah, sekolah terpaksa kandas. Dan semua orang tahu, kini ia tidak gadis lagi. Duh, malu ...rasanya! Tambah malu lagi, bila sang pacar tidak mau mengakui atau bertanggung jawab atas perbuatannya. Bila begini jadinya, rasanya, habislah sudah masa depannya. Penyesalan pun selalu datang terlambat. maukah anda atau keluarga kita mengalami hal ini..? pasti tidak mau kan, tapi mengapa kita membiarkan saudara, anak kita mendekati zina?

Tidak kah juga kita fikirkan saat kita berbuat kenikmatan sesaat sebuah konsekuensi lainya, kemarahan dan aib orang tua, rasa malu seorang anak yang ada karena perbuatan zina, jika kelak ia tahu, bahwa ia lahir ke dunia ini disebabkan perbuatan yang memalukan. zina adalah perbuatan yang sepantasnya hanya dilakukan binatang itu.

Normalnya, dalam pernikahan, kehadiran anak dianggap sebagai anugrah yang tak ternilai harganya. Tapi, bila anak terlahir dari hubungan di luar nikah, maka ia pun dianggap sebagai aib. Tak jarang, sebelum ia lahir ke dunia, orangtuanya berusaha menggugurkannya. Setelah lahir pun, seringkali ia hanya dibuang begitu saja, seperti sampah yang tak berharga. dan sebuah dosa lain akan tercipta disini yaitu sebuah pembunuhan sebuah nyawa. Zina dapat menyemai permusuhan dan menyalakan api dendam antara keluarga wanita dengan lelaki yang telah berzina dengannya.

Jika wanita yang berzina hamil dan untuk menutupi aibnya ia mengugurkan kandungannya itu maka dia telah berzina dan juga telah membunuh jiwa yang tidak berdosa . Jika dia ialah seorang wanita yang telah bersuami dan melakukan kecurangan sehingga hamil dan membiarkan anak itu lahir maka dia telah memasukkan orang asing dalam keluarganya dan keluarga suaminya sehingga anak itu mendapat hak warisan mereka tanpa disedari siapa dia sebenarnya. Amat mengerikan, naudzubillah min dzalik.

Terlepas dari sah atau tidaknya pernikahan MBA biasanya tidak akan membawa kebahagiaan yang langgeng dalam rumah tangga. Sebab pernikahan sudah kehilangan makna, tidak sakral lagi. Tak ada 'malam pertama' yang indah nan penuh kejutan. Karena semua dirasakan sebelum menikah. Mungkin, yang ada justru kejenuhan, penyesalan dan keterpaksaan. Zina menghilangkan harga diri pelakunya dan merosakkan masa depannya di samping meninggalkan aib yang berpanjangan bukan sahaja kepada pelakunya malah kepada seluruh keluarganya. Penzina yang berani melakukan maksiat ini dengan terang-terangan lebih buruk daripada mereka yang melakukannya secara sembunyi-sembunyi.

Jadi masihkah kita mau mendekati zina,atau dengan kata lain "bercinta" kalau konsekuensi logis dari pacaran atau zina bila yang kita dapat adalah sebuah kenikmatan semu? mau kah kita menjaga keluarga kita dari ancaman zina yang membius dan mengancam dari berbagai pihak. Semoga tidak ada lagi perbuatan haram yang memang berakibat buruk bagi kita semua.

"Terbius zina sesaat, Sesal kita selamanya"

Depok 2 juni 2008
Erwin Arianto
http://erwin-arianto.blogspot.com/2008/06/zina-dalam-label-pacaran.htm


Komentar-komentar :

 budi - jatim
biasanya mengatas namakan cinta (untuk pacar) dan logika tanpa dasar aturan & norma agar bisa melakukan segalanya...

 ayu - palembang
menurut saya dari cerita yang saya bacsa di atas bahwa zina memang banyak dikalangan remaja anak SD saja sudah mengrti apa makna zina cerita di atas mendukung saya untuk menjauhi zina trimakasih banyak

 ndik - sby
Wahai jiwa-jiwa yang tenang..jangan sekalikali kamu..
Mencoba jadi Tuhan dengan mengadili dan menghakimi
Bahwasanya kamu memang tak punya daya dan upaya.
Serta kekuatan untuk menentukan kebenaran yg sejati..
Bukankah kita memang tercipta laki laki & wanita
dan menjadi suku suku bangsa.. yang pasti berbeda
bukankah kita harus saling mengenal dan menghormati
Bukan untuk saling bercerai berai dan berperang angkat senjata

 iday - Srengseng Sawah
Dari uraian di atas, memperlihatkan kepada kita semua bahwa :
wanita memiliki derajat yang lebih mulia.
Maka untuk menjaga kemuliaannya, sudah seharusnya wanita bisa menjaganya. Jangan sampai tergoda dan terjerumus oleh buaian kata-kata syaitan yang diucapkan atau disampaikan lawan jenisnya.
Dengan menjaga dan menutup auratnya merupakan salah satu keutamaan dari kemuliaan seorang wanita.
Dengan menutup aurat saja, kadang-kadang masih ada saja iblis bermuka syaitan yang menggoda, apalagi jika tidak menutup aurat.
jadi, mau Pilih yang mana??

 Rachmat - Indonesia
Bagus sekali artikel...

 dinda - medan
nauzubillahiminjalik...astaghfirullahalazdim..ya Allah...ampuni hamba...jauhkn hamba dari perbuatan2 terkutuk itu ya Allah....selalu beri hamba ini penjagaanMu ya Rabb....

 rara - makassar
emang yang dialami teman kita amat sangat rumit. tapin seandainya yang lamai itu semua adalah teman-teman, pastinya teman teman tidak bisa berbuat apa-apa dikarenakan rasa sayang yang kita punya untuk sang pacar tidak ada bandingannya makanya tidak bisa dislahakan jika teman kita melakukan yang seharusnya.

 tami - solo
astaghfirullah....astaghfirullah...astaghfirullah... naudzubillahi min dzalik...

 bahtiyar - surabaya
Cinta, pacaran adalah sarana yg paling gampang untuk berbuat zina, karena cinta, pacaran adalah sebuah alasan yg tidak bisa ditolak wanita jika laki-laki mengajak zina dg dua alasan tersebut. Maka jika tidak ingin sesal selamax jauh cinta pacaran tapi lakukan pernikahan yg agung utk mendapatkan kenikmatan dunia dan akhirat

 yadi - pekanbaru
setelah membaca cerita tadi sungguh sudah mengetuk pintu hati saya. lebih baik kita mempertebal iman dan juga serah kan kehidupan ini kepada ALLAH,Dia yang tahu mana yang terbaik buat kita..

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Catatan Seorang Suami

 Majelis Cinta: Sebuah Memoar Ta'aruf

 Rejeki Bukan Matematika

 Melamar Bidadari

 Ingin Jantung Sehat? Menikahlah Yang Harmonis!

 Kebesaran Allah Akan Jodoh

 Buat Yang Masih Ragu Akan Pernikahan Tanpa Pdkt

 Prinsip Dasar Perkawinan

 Lelaki Baru Harapanku

 Amalan-amalan Yang Dilakukan Setelah Pernikahan

 Bagaimana Caranya Untuk Mendapatkan Istri Sholehah

 Melarang Anak Merayakan Valentine

 The Dark Valentine Satanic Ritual

 Catatan Manis Untuk Para Pengantin

 Mengejar Sicantik

 Sayangilah Aku Hingga Ujung Waktu

 Siapakah Yang Ukhti Pilih ?

 Apa Yang Mesti Dilakukan Setelah Dikhitbah?

 Doakan Pernikahan Kami Hingga Ke Sorga

 Pentingnya Ilmu Dalam Pernikahan

 Surat Cinta Dari Sang Kekasih

 Pernikahan Tempat Bermuaranya Cinta

 Bertukar Biodata Di Masa Taaruf; Perlukah ?

 9 Gadis Yang Tidak Dinikahi Lelaki

 Sms Merah Muda

 Jodoh : Antara Harapan Dan Kenyataan

 Suami Pilihan

 Pacaran Islami, Ngapusi !!!

 Pacaran Islami, Adakah?

 Nggak Ada Pacaran Islami !




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com