pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 5750 kali

Isteriku Tetap Yang Paling Cantik

Karya : Fikriaty Ibnu Abbas

 

tentang-pernikahan.com - Pukul 4.05, alert di hpku membangunkan. Ia ikut bangun. Padahal, aku tahu baru pukul 23.30, ia bisa tidur setelah berjibaku dengan kerjanya, kerja rumah tangga, urusan dua anakku, dan mengurusi aku sebagai suami. Belum lagi, pukul 01.15 terbangun untuk sebuah interupsi.

Ups, rupanya ia lupa menyetrika baju kantorku. Aku mandi, shalat lail dan shalat subuh. ia selesai pula menyelesaikan itu. Plus, satu stel pakaian kerjaku telah siap.

Aku siap berangkat. Ah, ada yang tertinggal rupanya. AKu lupa memandangi wajahnya pagi ini. "Nda, kamu cantik sekali hari ini," kataku memuji.

Ia tersenyum. "Bang tebak sudah berapa lama kita menikah?" Aku tergagap sebentar. Melongo. Lho, koq nanya itu. hatiku membatin. Aku berhenti sebentar dan menghitung sudah berapa lama kami bersama. Karena, perasaanku baru kemarin aku datang ke rumahnya bersama ust. Bambang untuk meminangnya."Lho, baru kemarin aku datang untuk meminta kamu jadi istriku dan aku nyatakan ?aku terima nikahnya Herlinda Novita Rahayu binti Didi Sugardhi? dengan mas kawin sebagaimana tersebut tunai." Kataku cuek sembari mengaduk kopi hangat rasa cinta dan perhatian darinya.

Ia tertawa. Wuih, manis sekali. Mungkin, bila kopi yang aku sruput tak perlu gula. Cukuplah pandangi wajahnya. "Kita sudah delapan tahun Bang." Katanya memberikan tas kerjaku.

"Aku berangkat yah, assalamualaikum," kataku bergeming dari kalimat terakhir yang ia ajukan.

Aku buru-buru. "Hati-hati yah dijalan." Sejatinya, aku ingin ngobrol terus. sayang, KRL tak bisa menunggu dan pukul 7.00 aku harus sudah stand by di ruang studio sebuah stasiun radio di Jakarta.

Aku di jalan bersama sejumlah perasaan. Ada sesuatu yang hilang. Mungkin benar kata Dewa, separuh nafasku hilang saat kau tidak bersamaku. kembali wajahnya menguntit seperti hantu. Hm, cantiknya istriku. Sayang, waktu tidak berpihak kepadaku untuk lebih lama menikmatinya.

Sekilas, menyelinap dedaunan kehidupan delapan tahun lalu. Ketika tarbiyah menyentuh dan menanamkan ke hati sebuah tekad untuk menyempurnakan Dien. Bahwa Allah akan memberikan pertolongan. Bahwa rezeki akan datang walau tak selembar pun kerja kugeluti saat itu. Bahwa tak masalah menerapkan prinsip 3K (Kuliah, Kerja, Kawin).

Sungguh, kala itu kupikir hanya wanita bodoh saja yang mau menerimaku, seorang jejaka tanpa harapan dan masa depan. Tanpa kerja dan orang tua mapan. Tanpa selembar modal ijazah sarjana yang saat itu sedang kukejar. Tanpa dukungan dari keluarga besar untuk menanggung biaya-biaya operasional.

Dan, ternyata benar. Kuliahnya dan kuliahku bernasib serupa. Berantakan. Waktuku habis tersita untuk mengais lembar demi lembar rezeki yang halal. Sementara ia harus merelakan kuliahnya di sebuah perguruan tinggi negeri untuk si Abang, anakku.

Kehidupan harus terus berjalan. Kutarik segepok udara untuk mengisi paru-paruku. Kurasakan syukur mendalam. Walau tanpa kerja dan orang tua mapan, ?kapal?ku terus berlabuh. Bahkan, kini sudah mengarung lebih stabil dibanding dua dan tiga tahun pertama.

Ternyata, memang benar Allah akan menjamin rezeki seorang yang menikah. Allah akan memberikan rezeki dari arah yang tidak terduga. Walaupun tetap semua janji itu muncul dengan sunatullah, kerja keras. Kerja keras itu terasa nikmat dengan doa dan dampingan seorang wanita yang rela dan ikhlas menjadi istriku.

Namun, aku tahu wajah cantik istri ku mungkin akan memudar dengan segala kesibukan, mempersiapkan makanan untuk si Abang dan Ade yang mau berangkat sekolah, mempersiapkan tugas-tugas untuk pekerjaanya, belum lagi mengurusi tetek bengek rumah tangga. Kelelahan seolah menggeser kecantikan dan kesegarannya. Untunglah, saat aku pulang, ia bisa mengembalikan semua keceriaan itu dengan seulas senyum yang menyelinap dibalik penat dan kelelahan.

Istriku cantik sekali pagi ini. Maafkan aku tak bisa menemanimu. Namun, doa dan ridhaku selalu bersamamu.

Sayangku,kumohon dekat di sini temani jasadku yang belum mati Aku melayang
---------
fikriaty ibnu abbas

Sumber : www.eramuslim.com


Komentar-komentar :

 inneke - solo
Subhanallah, mesra banget... mudah2an bsk ana bisa seperti itu... hehe...
wanita sholehah...

 eko - yokya
Hemm,....
menentramkan....
semakin menyemangatiku untuk segera bersamanya...
thx

 liz - jambi
subhanallah...

sungguh beruntung wanita itu
memiliki pendamping yang selalu setia mencintainya
semoga kelak saya juga bisa dipertemukan dengan pria yang
mampu mengasihi serta menjadi imam bagi saya dan anak saya kelak...aminnnnnnnn

 neeza - semarang
Subhanallah...co cweet!!!doakan saya agar saya dpt mnjlni iktn suci tanpa jemu berbakti pada suami hanya untuk mengharap ridho ilahi n dpt suami Qurrota A'yun Lil muttaqqina Imama Amiiin....

 ayi - bandung
Subhanallah...
Sungguh cerita yang menyejukkan hati, smoga nanti saya juga ...........
Makasih...

 Anita - kemang jakarta selatan
Assalamu alaykum wrwb
Subhanalllah.....
Barokkallahu laka....
smoga jadi penyemangat bagi pasangan yang telah menikah,akan menikah....
ana minta do'anya juga smoga dapat segera menyempurnakan setengah dien islam ini
dengan menyegerakan pernikahan.
Amiin...Ya Mujiba Assailin.

 Sulthan MaLiK - Arizona, Jambi
Subahanallah mesranya....

tapi tunggu dulu,,, aku gak mau kuliah ku rontok... tinggal Kukerta en Skripsi...

KKN (Kuliah, Kerja, Nikah)

Allahu Akbar..!!!

 Adhie - Pagarawan
Duh....bgtu romantisnya keluargamu...
Ini pengalaman hidup yg indah!! Mudh"an aku bisa menjadi seperti kalian. Smoga keluarga nanti menjadi keluarga yg sakinah mawardah waromah,amin.

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Kemenangan Cinta

 Ketika Cinta Bersemi Kembali

 Suamiku, Bacakan Riyadlush Shalihiin Untukku

 Siapa Berdoa Untuk Saya?

 Mencintaimu Karena Allah Swt

 Bila Wanita Tak Pintar Masak

 Di Saat Menjawab Isak Pilu Tangis Sang Istri

 Cintailah Aku Apa Adanya

 Istri Yang Di Anggap Durhaka Kepada Suami

 Indahnya Keluarga

 Pelajaran Berharga Bagi Para Orangtua

 Agar Anda Bahagia Dengan Suami Anda

 Teruntuk Istriku

 5 Pilar Keluarga Sakinah

 Kemelut Rumah Tangga

 Jihad Seorang Istri

 Hadiah Cinta Untuk Melati

 Hal Yang Disukai Istri Dari Suaminya

 Kado Untuk Suamiku

 Menjadi Ratu

 Istri Yang Shaleha

 Merajut Cinta Di Bawah Ancaman Kematian

 Memikat Cinta

 Ketika Kutatap Wajah Istriku

 Titipan Allah

 Rasulullah Saw Figur Suami Yang Menyenangkan

 Upss?.rasanya Ingin Di Peluk !"

 Bersinarlah Matahariku

 Kisah Cinta Sejati

 List Perlengkapan Bayi




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com