pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 6174 kali

Suamimu Bukan Suamimu

Karya : Agam

 

tentang-pernikahan.com - Belakangan ini, tema poligami gencar diperbincangkan di berbagai lapisan. Tidak hanya masyarakat awam, para petinggi negara pun menyuarakan wacana ini, tentunya di balik skenario pihak-pihak yang mencoba mengambil kesempatan. Tak terbayangkan sebelumnya, seorang Aa Gym mampu membuat seantero Indonesia ini gempar dengan keputusannya untuk mengambil langkah poligami.

Banyak kalangan dengan berbagai latar belakang dan prinsip angkat bicara, tentunya suara mayoritas menggugat keputusan Aa Gym yang tentunya (mencoba berhusnuszhon) sudah dipertimbangkan sangat matang. Ibu-ibu yangdulunya ngefans berat Aa Gym puntak pelak pula merasa "sakit hati" atas tindakan sang idola. Padahal, sang isteri, Teh Ninih mah oke-oke saja. Meski banyak pula yang berprasangka bahwa sikap Teh Ninih hanyalah kepura-puraan semata. Mencoba tersenyum di atas luka yang menganga. Benarkah demikian, Teh? Kasihan sekali ummi yang mencoba tulus tetap saja dipandang sebelah mata.

Entah setuju atau tidak tentang poligami, jika merujuk lebih jauh akan ketakutan seorang isteri jika suaminya berpoligami adalah sebuah ketakutan untuk kehilangan suami. Ketakutan tidak mendapatkan cinta dan perhatian sepenuhnya. Sebuah ketakutan untuk berbagi. Namun jika kita mau berkata jujur, bukankah kehidupan ini memang tempatnya untuk berbagi?

Dalam kehidupan yang banyak dijalani ummahat saat ini pun, meski suami tidak berpoligami, tetap kita dituntut untuk membagi suami kita. Dalam drama kehidupan dakwah yang penuh perjuangan dan aktivitas, suami kita bukanlah sepenuhnya milik kita. Suami adalah milik umat tempatnya berjihad, suami adalah milik Allah yang hanya dipertemukan dengan kita dalam istana cinta yang dibangun atas dasar untuk mencari keridaan-Nya. Suatu saat, entah kapan, pasti Dia akan mengambilnya kembali dari kita.Yap, suamimu bukanlah suamimu sepenuhnya. Dia adalah milik dakwah, milik umat. Jika kemudian ada umat lain yang membutuhkan perhatian dan cintanya, sulitkah untuk berbagi?

Pernyataan ini saya harap jangan diartikan sebagai sebuah legitimasi untuk memberikanjalan luas bagi suami untuk "membagi cintanya" tanpa ada alasan kuat yang menjadikannya membuat keputusanitu. Alangkah bijaknya ketika niat poligami itu didasarkan semata untuk memberikan maslahat kepada orang lain, bukan hanya dorongan seksual semata. Belajar dari Rasulullah, setiap memutuskan untuk menikahi seorang wanita pasti ada pertimbangan politis yang diambilnya demi untuk kemaslahatan dakwah dan Islam. Bukankah pertimbangan seperti itu pula yang seharusnya melandasi para suami untuk "mendua."

Sungguh... alangkah lebih legowonya kita ketika harus berbagi dengan kerangka ingin mencari ridha-Nya sehingga nantinya semua bisa menghadap-Nya dengan digelimangi cinta, sepenuh cintahanya untuk-Nya.

Sumber : www.eramuslim.com


Komentar-komentar :

 akhwat bandung samping dt - bandung
baiklah, saya akan mencoba memberi komentar



bagaimana kalau yang istri takutkan bukan kehilangan suami, tapi justru takut membuat suami bertindak yang tidak sejalan dengan agama. misalnya malah bersikap tidak adil dengan istri atau justru terlena dengan kehidupan duniawi. asiyah saja pernah memfitnah salah satu istri rasul karena salah satu istrinya tersebut membuat minuman yang sangat enak dan membuat rosul terus menerus kesana...
itu asiyah loh...


bukan akhwat biasa


wallahu'alam

 Dwi - Jogja
Tentang Poligami :
Poligami bagi diri saya sendiri , Saya sebagai seorang istri gak mungkin sanggup dan mampu diduakan.
Namun Poligami asalkan mempunyai niat yang baik bukan cuman sekedar nafsu menurutku boleh 2 saja asalhkan bisa adil .
Mengingat jumlah wanita juga lebih banyak dari pada laki - laki.

 tyas - SOLO
duh sakitnya hati wanita dipoligami...

 sielibassae - Banten Tengah
Kebanyakan orang poligami mengatasnamakan agama.
tlng bilangin sm yang Lebih ngerti agama......... kalo mau poligami jangan bawa2 agama, bilang aja yang di rumah udah ga ......... ??.
kasian tuh binie !
3 pengorbanan yg udah dia berikan sm loe2 pd
1. Keperawanan
2. nahan beban selama 9 bln
3. nahan sakit pas mau kluar benih yang lu ti2pkan


oh... kalo ada yg ga suka ane minta maaf lahir&bathin

 dhani - Rangkasbitung
Nu poligami teu boga otak

doang mitoha aing......nyandung
laga bae doang maung........... hamuai unggal isuk
maning keneh ucing..........

boga mitoha nu teu ngarti kana agama
alabatan boga bebek nu teu bisa ngojay


ya 4JJI pang sadarkeun mitoha kula
pang cageurkeun penyakit dinu otakna
anu ngahayal kana pakaya tapi teu daek usaha
bisana menta jeung ngahina.
tos loba korban ku manehna
mangkana lamun allah karunya ka abdi
wayahna pang kabulkeun doa abdi anu nuju kasiksa

 nurma - Aceh Selatan
subhanallah...sungguh tulisan yg sangat menggugah..
ada yg setuju dan ada yg tidak setuju...
ada yg memuji, ada juga yg memaki...
tidak ada yg salah dengan poligami jika kita mau melihat dari sisi positifnya...mereka yg berpoligami memiliki alasan dan keputusan atas hal itu...tinggal bagaimana kita menyikapi...
jangan terlalu cepat menghujat dan menggugat...dan jgnlah bersu'udzon terhadap sesama kita...
semua ada jalannya...dan kembali kepada NIAT...

wallahu 'alam...

 nings - jateng
poligami? boleh..asal istri yg kedua dan berikutnya tidak lebih muda, lbh cantik...karena istri rasul yg mana yg muda? kecuali aisyah?

 Ny.Aryo yudhianto - jabar
saya adalah madu dari suami sy.tapi sy menikah dgn dirinya atas dasar cinta dan mengharap kemaslahatan dan Ridha nya dan bukan karena nafsu semata.

 merry - surabaya
yang setuju poligami, apakah sudah melaluinya? atau dekat kearah situ? bagaimana rasanya, jujur ya jawabnya.. bahagia atau tidak (gak pakai tapi) apapun alasannya.

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Istri-istri Takut Suami

 Ciri Istri Sholehah

 Istri Shalihah Penyejuk Hati

 Surat Sederhana Untuk Suamiku

 Istri Untuk Suamiku

 Pahala Menafkahi Keluarga

 Isteriku Tetap Yang Paling Cantik

 Kemenangan Cinta

 Ketika Cinta Bersemi Kembali

 Suamiku, Bacakan Riyadlush Shalihiin Untukku

 Siapa Berdoa Untuk Saya?

 Mencintaimu Karena Allah Swt

 Bila Wanita Tak Pintar Masak

 Di Saat Menjawab Isak Pilu Tangis Sang Istri

 Cintailah Aku Apa Adanya

 Istri Yang Di Anggap Durhaka Kepada Suami

 Indahnya Keluarga

 Pelajaran Berharga Bagi Para Orangtua

 Agar Anda Bahagia Dengan Suami Anda

 Teruntuk Istriku

 5 Pilar Keluarga Sakinah

 Kemelut Rumah Tangga

 Jihad Seorang Istri

 Hadiah Cinta Untuk Melati

 Hal Yang Disukai Istri Dari Suaminya

 Kado Untuk Suamiku

 Menjadi Ratu

 Istri Yang Shaleha

 Merajut Cinta Di Bawah Ancaman Kematian

 Memikat Cinta




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com