pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 8576 kali

Biarkan Aku Cemburu

 

tentang-pernikahan.com - Biarkan aku cemburu mas, karena aku mencintaimu." Hal itu tidak mudah untuk diabaikan. Tentu saja aku cemburu dan perih melihat dirimu melirik perempuan lain. Kau memuji masakan wanita lain sementara tidak ada sedikitpun kata pujian darimu untukku, bahkan melihatku dengan kagum saja hampir tak pernah, padahal aku pulang cepat-cepat agar mampu memberikan yang terbaik untukmu. Rumah telah ku tata dengan baik, makanan telah kusiapkan dengan teratur, kamar pun telah ku bersihkan, kuletakaan bunga diatas meja dan tak kubiarkan anak-anak meletakkan mainan sembarangan sampai kau datang. Namun kau datang tanpa senyum sedikitpun, hanya mengatakan kau lelah dan

kau letakan semua dompet, pulpen, dasi kecuali handphone yang kau bawa masuk sampai kedalam kamar mandi, dan lagi-lagi tanpa senyum dan tanpa banyak tanya kau katakan bahwa kau lelah dan ingin cepat-cepat tidur saja.

Kau tak sanggup berkata-kata dan tak sanggup makan apapun walaupun aku menawarkan diri untuk menyuapimu mas, seperti dulu ketika kita baru menikah dimana kau dengan manjanya meletakan wajahmu dilenganku dan meminta aku menyuapimu sampai anak kita lahir satu persatu. Kemesraan itu tidak ada lagi sekarang namun aku tetap setia. Aku memandang lembut padamu namun kau balas tanpa lambaian, bahkan dengan desahan yang menunjukkan kalau kau lelah yang amat sangat. Perlahan-lahan ku tutup pintu dan kembali ke dapur agar air mata meleleh. Ku bereskan satu persatu semua perabot masak yang sengaja kubiarkan tanpa ku cuci agar aku siap bila kau memerlukan diriku setelah kembali dari perjalanan dinasmu yang memakan waktu 2 minggu.

Aku rindu padamu mas, juga anak-anak dan dalam diam hanya terdengar gemericik air dan denting piring kotor, aku mendengarkan ketiga anakku yang perlahan menghampiriku dan membantuku membersihkan dapur yang sudah hampir bersih. Perlahan aku menangis dan rasa sesal mulai timbul, mengapa aku menyingkirkan anak-anak hanya untuk

mendapatkan cinta suamiku yang tak kunjung ku dapat, padahal cinta anak-anak kulihat lebih tulus dan mereka selalu menemaniku tanpa pernah selingkuh dan ketika kami, aku dan anak-anakku menunggu suami dan ayah kami terbangun dari tidurnya yang lelap, maka semua yang kami lakukan nampak tak berarti karena esok hari subuh. Setelah bangun dan shalat subuh dengan cepat, suamiku yang merupakan ayah dari anak-anakku harus pergi meninggalkan kami setelah menyerahkan amplop berisi uang belanja bulanan dengan tanpa sempat berkata apapun, hanya melambaikan tangan dari balik mobilnya.

Kami kembali termangu serta air mata kami kembali meleleh dan menembus tirai sutra penutup jendela.

Dalam pilu dan sedihku ada rasa perih yang menyayat lambung hatiku dan kurasakan perih itu sepertinya kusimpulkan itu ada rasa cemburu, ya aku menyimpan cemburu pada pekerjaan dan kesibukan suamiku. Dengan tegar aku hanya mampu berbisik, Biarkan aku cemburu dan tetap cemburu padamu mas, agar aku masih punya rasa bahwa aku adalah istrimu, agar tidak ada kata cerai dari mulutku karena kesibukanmu pada pekerjaanmu menimbulkan ketidakpedulianmu pada istri dan anak-anakmu. Demi anak-anak, biarlah mereka tetap menyimpan rindu dan hormat serta kagumnya padamu dan biarlah aku terus cemburu agar aku mampu untuk menjagamu dalam hatiku dan tetap menyimpan sisa cintaku padamu agar sekali lagi tak terbesit keinginan cerai dihatiku karena ketidakpedulianmu pada aku dan anak-anakmu.


Komentar-komentar :

Blom ada yang ngasih komentar ... :(

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Cintaku Di Segala Sisi

 Bukan Sembarang Istri

 Adakah Istri Yang Tidak Cerewet?

 Pengalaman Pengantin Baru

 Jangan Menerima Kelemahan Pasanganmu!

 Suamimu Bukan Suamimu

 Istri-istri Takut Suami

 Ciri Istri Sholehah

 Istri Shalihah Penyejuk Hati

 Surat Sederhana Untuk Suamiku

 Istri Untuk Suamiku

 Pahala Menafkahi Keluarga

 Isteriku Tetap Yang Paling Cantik

 Kemenangan Cinta

 Ketika Cinta Bersemi Kembali

 Suamiku, Bacakan Riyadlush Shalihiin Untukku

 Siapa Berdoa Untuk Saya?

 Mencintaimu Karena Allah Swt

 Bila Wanita Tak Pintar Masak

 Di Saat Menjawab Isak Pilu Tangis Sang Istri

 Cintailah Aku Apa Adanya

 Istri Yang Di Anggap Durhaka Kepada Suami

 Indahnya Keluarga

 Pelajaran Berharga Bagi Para Orangtua

 Agar Anda Bahagia Dengan Suami Anda

 Teruntuk Istriku

 5 Pilar Keluarga Sakinah

 Kemelut Rumah Tangga

 Jihad Seorang Istri

 Hadiah Cinta Untuk Melati




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com