pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 1419 kali

Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 07 - Allah Dulu, Allah Lagi, Allah Terus

Karya : Aa Yoga

 

tentang-pernikahan.com - kupercayakan hatiku di hatimu (dwilogi kisah cinta romi dan juli)
part 07 - Allah dulu, Allah lagi, Allah Terus
tentang-pernikahan.com - memasuki bulan juli. usia kandungan juli sudah memasuki usia 7 bulan. sudah semakin besar. jika tak ada halangan maka dijadwalkan juli akan melahirkan di bulan september nanti. penuh harapan seraya doa agar di kehamilan di bulan ke 7 ini lancar tidak ada kendala.
Tetapi Allah memiliki rencana lain. memasuki pertengahan juli, melalui kantor romi kabar itu diberitakan. terjadi pengurangan tenaga kerja di kantor romi untuk semua karyawan yang masih berstatus karyawan kontrak. romi pun termasuk didalamnya. bulan juli ini adalah gaji terakhir yang diterima romi. tanpa pesangon. tanpa tunjangan.
suami mana yang tidak tergoncang jiwanya, saat istri sedang hamil besar tiba-tiba dikeluarkan dari kantornya tempat bekerja. tempat mencari nafkah. sungguh suatu ujian yang berat bagi romi dan juli.
"jangan sedih ouji ku, sesungguhnya Allah bersama kita, insya allah ini pertanda bahwasanya kita akan naik kelas jika kita bisa melewati ujian ini", hibur juli.
"iya hime, semoga ujian ini bisa kita lewati bersama. semoga melalui wasilah ini bisa bertambahlah keimanan kita", balas romi.
"ouji, boleh kah jika gaji terakhir ini sepertiga kita infaqkan? insya allah bersedekah di kala susah jauh lebih utama daripada bersedekah di kala lapang", pinta juli.
"subhanallah hime, sungguh mulia niat mu, tentu saja aku izinkan. semua harta ini milik Allah, dan semuanya hanya milik Allah", jawab romi.
"terimakasih ouji, semoga sisa harta yang kita miliki ini berkah bagi kita", doa juli.
"aamiin ya rob", romi mengaminkan doa juli.
subhanallah penulis terpukau dengan kemuliaan hati juli dan keikhlasan hati romi untuk menginfaqkan sebagian harta yang mereka miliki. semoga sifat kedermawanan mereka bisa menular ke saya, anda, dan semua pembaca setia kisah romi juli ini. sedekah di kala lapang adalah biasa, tapi sedekah di kala sulit adalah sesuatu hal yang LUAR BIASA. sebelum saya tutup part ini izinkan saya mengutip kisah agung sahabat Ali Ra dan istrinya fatihah az zahra:
KISAH SEDEKAH ALI BIN ABI THALIB ***
Kisah sedekah Ali bin Abi Thalib ini bisa dibaca di dalam kitab al- Mawaaidz al-Ushfuuriyyah. Diriwayatkan dari Ja’far bin Muhammad yang mendapat cerita dari ayahnya yang mendengar dari kakeknya mengenai perilaku Ali. Suatu hari setelah pulang dari rumah Rasulullah, Ali melihat Fatimah sedang berdiri di teras rumah.
“Hai isteriku, apakah ada makanan hari ini untuk suamimu?” tanya Ali.
“Demi Allah, aku tak memiliki apa-apa kecuali uang enam dirham, hasil upah memintal bulu-bulu domba milik Salman al-Farisi. Dan aku berencana ingin membelikan makanan untuk Hasan dan Husain.”
“Biar aku saja yang membelikannya. Berikan uangnya kepadaku!”
Fatimah pun memberikan uang tersebut.
Ali pun bergegas pergi membeli makanan untuk kedua anaknya. Di tengah jalan, ia ketemu dengan seorang laki-laki yang berkata, “Siapa yang mau meminjami Tuhan Yang Maha Pengasih dan Yang Selalu Menepati Janji.”
Ali pun memberikan uang enam dirham tersebut kepadanya. Kemudian pulang ke rumahnya dengan tangan kosong. Fatimah yang melihat Ali pulang dengan tangan hampa langsung menangis.
“Mengapa kamu menangis?”
“Kenapa kamu pulang tanpa membawa sesuatu? Ke mana uang yang enam dirham tadi?”
“Isteriku yang mulia, aku telah meminjamkannya kepada Allah.”
Mendengar jawaban Ali, Fatimah berhenti menangis dan gembira.
“Sungguh! Aku mendukung tindakannmu!”
Lalu Ali pun keluar rumah karena ingin bertemu Rasulullah SAW. Di tengah jalan, ia disapa seorang laki-laki, “Hai Abu Hasan, maukah kau beli untaku?”
“Aku tak punya uang,” kata Ali
“Bayarnya belakangan saja.”
“Berapa?”
“Seratus dirham.”
“Baik. Kalau begitu aku beli.”
Setelah diberikan untanya kepada Ali, dan Ali pun ingin kembali pulang meletakkan untanya di sekitar ruamhnya. Di tengah perjalanan, ia disapa seorang laki-laki.
“Hai Abu Hasan, apakah unta tersebut akan kau jual?”
“Ya.”
“Berapa?”
“Tiga ratus dirham.”
“Ya, aku beli.”
“Aku setuju.”
Lalu orang tersebut membayarnya dengan kontan 300 dirham dan mengambil unta tersebut. Ali pun bergegas pulang ke rumahnya. Fatima tersenyum melihat wajah Ali yang sumringah.
“Kelihatan begitu gembira, apa yang terjadi, suamiku?”
“Isteriku yang mulia, kubeli unta dengan bayar tempo seharga 100 dirham. Lalu kujual lagi 300 dirham dengan kontan.”
Setelah berdialog di rumahnya, Ali pamit kepada Fatimah mau menemui Rasulullah SAW di mesjid. Ketika masuk masjid, Nabi SAW tersenyum melihatnya.
“Hai Abu Hasan! Akan kau yang lebih dahulu cerita ataukah aku terlebih dahulu?”
“Anda saja yang cerita, ya Rasul,” jawab Ali.
“Tahukah kamu siapa yang menjual unta kepadamu dan siapa yang membelinya kembali?”
“Tidak. Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”
“Berbahagialah Ali. Kamu telah meminjamkan enam dirham kepada Allah. Dan Allah memberimu 300 dirham. Tiap satu dirham mendapat ganti 50 dirham. Yang pertama datang
kepadamu adalah Jibril dan yang terakhir datang adalah Mikail.”
SUBHANALLAH !!!
TO BE CONTINUED .....

Sumber : www.tentang-pernikahan.com


Komentar-komentar :

Blom ada yang ngasih komentar ... :(

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 06 - Kepercayakan Padamu My Angel

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 05 - Putri Pangeran Dan Februari

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 04 - Buah Hatiku, Buah Hatimu, Buah Hati Kita

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 03 - Nikmatnya Pacaran Setelah Perjanjian Suci

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 02 - Malam Zafaf

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 01 - Kala Dosa Menjadi Pahala

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 18 - Epilog Jendela Pertama

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 17 - Barakallahu!

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 16 - Ana Uhibbuki Fillah (aku Mencintaimu Karena Allah)

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 15 - Traveling To Bangka Island (kupinang Engkau Dengan Hamdalah)

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 14 - Ada Apa Dengan Cina?

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 13 - Ejawantah Rasa Gelisah (juli Again?)

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 12 - Witing Tresno Jalaran Soko Kulino

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 11 - 25 Tahun Usiaku Akan Kusempurnakan Agama Ini

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 10 - Esa Hilang Dua Terbilang

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 9 - Kusimpan Mawar Ini Tetap Untukku, Juli

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 8 - Up Close And Pesonal With 2 Cyber Hijaber

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 7 - Pertemuanku Dengan 2 Wanita Cyber

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 6 - Wanita Sholehah Tunjukkan Dirimu!

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 5 - 3 Kunci Emas

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 4 - Sahabat Sejatiku

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 3 - Pramugari Di Tanah Suci

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 2 - Ing Ngayogyakarto

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 1 - Peta Dunia

 Bro Dan Cuy Part 6 - Perpisahan

 Bro Dan Cuy Part 5

 Bro Dan Cuy Spesial Malam Minggu

 Bro Dan Cuy Part 4

 Bro Dan Cuy Part 3

 Bro Dan Cuy Part 2




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah © Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com