pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 376 kali

Pernikahan Islam

 

tentang-pernikahan.com - Ringkasan materi Seminar Pra Nikah by Ustad Salim A. Fillah
(Manarul Ilmi ITS, 9 Maret 2013)

Hello, everyone, how’s life? Life’s good! :)

Okay, here I go. To the point aja ya, karena saya nggak pintar berbasa-basi.
Jadi ceritanya hari ini saya hadir di Seminar Pra Nikah dengan Ustad Salim A. Fillah sebagai pembicaranya (penulis favorit saya, tuips! *oke, salah lapak, ini bukan twitter*)
P.S: Nggak usah ngeledek soal temanya, ya. Emang situ mau nikah tanpa persiapan diri? :p
Ternyata, bok, ternyata… Banyak missperception yang terjadi di masyarakat tentang persiapan menikah. Nggak hanya soal fulus, bro, diri yang penting. DIRI!
Nikah bukan perkara main-main, dibutuhkan persiapan matang. Nikah juga digolongkan dalam perjanjian berat, karena termasuk dalam Mistaqan Ghaliza (CMIIW for the miss-spelled). Mistaqan
Ghaliza sendiri hanya disebutkan tiga kali dalam Quran, salah satunya perjanjian nikah.
Jadi, dear Muslimah, jika ada lelaki yang datang padamu menyatakan ingin menikah denganmu tapi main-main alias guyon, simply leave him!
Karena bukan perkara main-main dan butuh persiapan matang, maka baiknya kita melakukan persiapan, diantaranya:
# Persiapan mental
Persiapan mental yang perlu dilakukan disini maksudnya hubungan antara kita dengan Allah. Jangan galau dengan pertanyaan “jodohku piye? :(”. Tenang, jodoh itu sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Sekarang, solusinya adalah: bagaimana cara kita meraihnya?
Nikah itu berkah, bergantung hubungan kita dengan Allah. Cintai Allah, dan Allah akan membimbing kita engan segala urusan.
Jangan cari jodoh yang sempurna, tetapi carilah yang tepat.
Fenomena di masyarakat yang sering dijumpai adalah perempuan dipinang karena kecantikannya, keturunannya, atau hartanya. Tetapi, Islam menganjurkan nikahilah seorang wanita karena agamanya. Ibaratnya, dimisalkan, agama itu ibarat angka 1, sedangkan tiga hal lainnya bernilai nol. Jika kau mendapatkan jodoh wanita yang baik agamanya dan cantik parasnya, maka kamu mendapat poin 10. Jika baik agamanya, cantik dan kaya, maka poinmu 100. Tetapi, jika ia hanya cantik, maka poinmu hanya 0.
# Persiapan Ilmu
Ilmu yang dimaksud disini salah satunya adalah ilmu mencintai. Banyak terjadi miskomunikasi dalam hubungan antara lelaki dan perempuan, karena kesalahan dalam konsep mencintai. Misalnya komunikasi antara lelaki dan perempuan. Perempuan terlahir dengan kemampuan linguistik yang luar biasa dan lebih perasa, sehingga dapat menyampaikan sesuatu secara terselubung atau #kode. Nah, #kode ini yang sering sulit ditangkap oleh para lelaki, karena mereka tidak mampu menerima pesan dari perempuan. Lelaki memang harus diberitahu secara to the point, karena kemampuan linguistik lelaki kurang berkembang dibanding perempuan.
Begitu juga kemampuan memecahkan masalah. Lelaki memilih untuk merenung, mencari inti masalah, memilih solusi, dan voila! selesai perkara. Sedangkan perempuan memilih untuk bercerita, bahkan sampai nangis sesengukan. Diam dan menangis, adalah dua cara berbeda lelaki dan perempuan dalam menumpahkan emosi. Nggak bisa dong kita memaksa lelaki untuk curhat “Ada apa? Tell me your problem.” karena cara lelaki menyelesaikan masalah tidak dengan bercerita. Sedangkan, perempuan hanya butuh didengarkan, tidak harus membantu mencari solusi.
# Persiapan fisik
Nggak mau kan, menyambut calon bidadari dalam keadaan kusut, lepek, berantakan? Jaga fisikmu! Olahraga dong! Sit up, push up, back up 40x sehari *well gentleman, happy excercise :p*
Yang perempuan, nggak ada salahnya latihan selalu tampil cantik dari sekarang. Huahahahaha :p
# Persiapan finansial
Nah, ini. Finansial bisa dibilang termasuk bahasan yang sensitif. Besar kecilnya relatif ya. Namun sebenarnya, yang perlu diperbaiki adalah cara kita memandang konsep rizqi.
Rizqi bukan seberapa besar angka yang kita dapat, tetapi bagaimana cara kita menikmati dan mensyukuri nikmat Allah.
Ya, walaupun nggak munafik, besarnya nilai nominal memang dinilai penting (sorry lho, to the point. huekekekek), tapi seberapa besarpun nilai nominalnya, jika kita sulit mensyukuri nikmat-Nya, tidak akan bernilai.
# Persiapan sosial
Persiapan sosial disini ialah persiapan sosial dalam lingkup masyarakat. Hidup bertetangga. Karena orang yang menolong kita di lingkungan terdekat kita adalah tetangga. Sekaligus menebar manfaat bagi sesama. Ya masa situ mau tinggal cuma berdua ama suami? Yakin nggak butuh siapa-siapa?

Oh ya, selain dari ibadah atau hubungannya dengan Rabb-nya, sikap seseorang bisa dinilai dari tiga hal:
1. Sikapnya pada ibunya
2. Sikap pada kawan sebaya
3. sikap pada anak kecil
Okay, itu dia lima poin dalam persiapan menikah. Selanjutnya? Jaga diri mbaksis, masbro. Belajar juga, hal apapun. Istikharah juga penting dalam segala hal (*note to self). Diskusi, berbagi ilmu dengan orang lain juga bermanfaat. Pasti ada hal yang belum kita ketahui dari orang lain :)
Tdak menyesal orang yang istikharah, tiada yang merugi orang yang bermusyawarah.
Nggak punya pacar/kekasih/cemceman/gebetan? No problemo. Yang punya kekasih semoga segera menikah yak :D
Oh ya, ada rumus cari jodoh nih dari Ustad Salim:

Ilmu = 1 + C (keinginan untuk selalu maju/belajar)
Amal

Dan satu lagi
Jangan memulai pernikahan dengan ekspektasi, tapi mulailah pernikahan dengan obsesi.
Selamat malam, selamat mencari ilmu, selamat menjaga diri tanpa memutus silaturahmi. Semoga Allah selalu bersama kita semua. Aamiin ;)


Komentar-komentar :

Blom ada yang ngasih komentar ... :(

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Persiapan Pra Nikah

 Seorang Akhwat Yang Melamar Ikhwan

 Persiapan Menuju Pernikahan

 Persiapan Pra Nikah Bagi Muslimah

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 08 - Tangisan Bahagia Di Akhir Dwilogi Kami

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 07 - Allah Dulu, Allah Lagi, Allah Terus

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 06 - Kepercayakan Padamu My Angel

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 05 - Putri Pangeran Dan Februari

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 04 - Buah Hatiku, Buah Hatimu, Buah Hati Kita

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 03 - Nikmatnya Pacaran Setelah Perjanjian Suci

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 02 - Malam Zafaf

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 01 - Kala Dosa Menjadi Pahala

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 18 - Epilog Jendela Pertama

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 17 - Barakallahu!

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 16 - Ana Uhibbuki Fillah (aku Mencintaimu Karena Allah)

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 15 - Traveling To Bangka Island (kupinang Engkau Dengan Hamdalah)

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 14 - Ada Apa Dengan Cina?

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 13 - Ejawantah Rasa Gelisah (juli Again?)

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 12 - Witing Tresno Jalaran Soko Kulino

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 11 - 25 Tahun Usiaku Akan Kusempurnakan Agama Ini

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 10 - Esa Hilang Dua Terbilang

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 9 - Kusimpan Mawar Ini Tetap Untukku, Juli

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 8 - Up Close And Pesonal With 2 Cyber Hijaber

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 7 - Pertemuanku Dengan 2 Wanita Cyber

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 6 - Wanita Sholehah Tunjukkan Dirimu!

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 5 - 3 Kunci Emas

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 4 - Sahabat Sejatiku

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 3 - Pramugari Di Tanah Suci

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 2 - Ing Ngayogyakarto

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 1 - Peta Dunia




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah © Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com