pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami pacaran islami, pernikahan islami
Pernikahan, suatu peristiwa fitrah, fiqyah, dakwah, tarbiyah, sosial dan budaya
  Halaman Depan
  Buku Nikah
  Proposal Nikah
  Referensi Nikah
  Buletin Nikah
  Busana Nikah
  Pacaran Islami ?
  Buku Tamu
  Tentang Saya

Promosi

rumah jonggol
rumah bogor
rumah cibubur
rumah citra gran

 
 
 

Versi cetak - Dibaca 446 kali

Ujian Pra Nikah= Seni Pra Nikah

 

tentang-pernikahan.com - Konon kabarnya, menjelang pernikahan itu calon pengantin biasanya dihadapkan pada beragam ujian. Orang sunda menyebutnya sok loba hileud (suka banyak ulat). Ujiannya tentu saja beragam, bisa munculnya sensitifitas tinggi diantara pasangan calon pengantin sehingga muncul kesalahpahaman yang berdampak pada pertengkaran, muncul keragu-raguan untuk menikah dengan calon yang telah ditetapkan, munculnya orang ketiga dan seterusnya yang berusaha memalingkan cinta, banyaknya persoalan lain yang menimpa baik masalah keuangan untuk biaya menikah, beribetnya urus-urus persyaratan nikah, bahkan sampai persoalan-persoalan lain yang langsung atau tidak langsung menambah beban mental bagi pasangan calon pengantin.
Banyaknya ujian pada saat akan menikah, tentu saja bentuk atau macamnya berbeda-beda bagi setiap pasangan calon pengantin. Ada yang ujiannya sangat banyak, ada yang ujiannya banyak, ada yang ujiannya sedikit, bahkan ada yang nyaris gak ada ujian sama sekali. Dampaknya pun berbeda bagi setiap calon pasangan pengantin. Ada yang akhirnya pernikahannya gagal, ada yang pernikahannya nyaris gagal, ada yang jadinya sering berantem, ada yang kuat dan teguh sehingga ujian pun bisa diatasi dengan baik, bahkan ada yang justru sinergi calon pasangan pengantin itu semakin tumbuh dengan baik sehingga mereka bisa mengatasi bersama ujian yang melanda mereka dengan indah.
Saya punya teman yang dia menggagalkan pernikahannya dan beralih dengan menikahi perempuan lain. Padahal si perempuan yang tadinya dia mau nikahi itu kabarnya sudah sampai beli gaun pengantin. Entah apa alasan si lelaki itu, tapi yang pasti lelaki ini menuai antipati termasuk dari teman-temannya sendiri. Saat ini, lelaki ini kelihatannya bahagia, bahkan kabarnya menjadi makmur meski tak punya pekerjaan tetap, bisa punya ini, itu dan juga bisa kuliah lagi. Lalu apakah harta perempuanlah yang membuat lelaki ini berpaling, wallohualam. Saya tidak mau berburuk sangka, toh itu jalan yang dia pilih, ya terserah dia. Mungkin memang perempuan yang sekarang jadi istrinya itu memang jodohnya.
Saya juga punya teman yang baru semingguan kemarin telah menikah. Sebelum mereka melangsungkan pernikahan, si lelaki sering curhat mengenai banyaknya masalah yang dia hadapi. Dia pernah melakukan pertengkaran hebat dengan calon istrinya padahal gara-gara hal sepele. Dia juga pernah dimarahi oleh calon mertuanya dan dianggap tidak mampu untuk mengurusi hal-hal yang harus dipersapkan menjelang pernikahan. Teman saya terus saja mengeluh, tersirat raut wajah yang stres meski dia coba tersenyum. Tapi alhamdulillah, teman saya yang satu ini pun akhirnya menikah, dan betapa romantisnya mereka. Ih mauuuuu.
Seorang teman yang telah menikah berkata pada saya bahwa ujian pra nikah itu selayaknya kita anggap seni. Jadi ganti kata ujian menjadi seni, ya seni pra nikah. Jika kita anggap ini seni, maka yakinlah ini adalah hal yang indah, yang harus kita hadapi dengan besar hati, harus kita hadapi dengan pikiran jernih. Memang sih, seni pra nikah ini adalah kelas persiapan sebelum kita naik kelas ke kelas berikutnya, yakni kelas rumah tangga. Di mana di sana kita akan dihadapkan pada kemampuan bersinergi dengan baik mengatasi beragam masalah kehidupan. Kalau menjalani kelas pra nikah saja sudah gagal, gimana akan mampu menghadapi kelas rumah tangga, wihhh jangan-jangan malah DO nantinya, hehe.
Seni pra nikah adalah masa dimana kita bisa menjadi lebih dewasa, lebih bijak, lebih tangguh, lebih sigap, lebih siap dan lebih memahami calon suami/ istri kita. Seni pra nikah adalah seni dimana kita akan semakin menumbuhkan perasaan cinta dan sayang pada sosok yang kelak kita sebut sebagai suami/ istri kita. Karena kita ingat bahwa tak mudah untuk bisa bersanding dengannya, maka kita tak akan mudah untuk melepaskannya. Jadi, jalani seni pra nikah dengan besar hati, agar kelak pasangan kita tetap nyaman berada di luasnya hati kita. Ah indahnya.


Komentar-komentar :

Blom ada yang ngasih komentar ... :(

 

Nyumbang komentar ?

Nama

Email

Untuk photo silahkan register di gravatar

Domisili

Komentar

:

 

 :  CAPTCHA Image

 

 :    Reload Image

Artikel sebelumnya ....

 Pernikahan Islam

 Persiapan Pra Nikah

 Seorang Akhwat Yang Melamar Ikhwan

 Persiapan Menuju Pernikahan

 Persiapan Pra Nikah Bagi Muslimah

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 08 - Tangisan Bahagia Di Akhir Dwilogi Kami

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 07 - Allah Dulu, Allah Lagi, Allah Terus

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 06 - Kepercayakan Padamu My Angel

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 05 - Putri Pangeran Dan Februari

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 04 - Buah Hatiku, Buah Hatimu, Buah Hati Kita

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 03 - Nikmatnya Pacaran Setelah Perjanjian Suci

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 02 - Malam Zafaf

 Dwilogi Cinta Romi Dan Juli: Part 01 - Kala Dosa Menjadi Pahala

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 18 - Epilog Jendela Pertama

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 17 - Barakallahu!

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 16 - Ana Uhibbuki Fillah (aku Mencintaimu Karena Allah)

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 15 - Traveling To Bangka Island (kupinang Engkau Dengan Hamdalah)

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 14 - Ada Apa Dengan Cina?

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 13 - Ejawantah Rasa Gelisah (juli Again?)

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 12 - Witing Tresno Jalaran Soko Kulino

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 11 - 25 Tahun Usiaku Akan Kusempurnakan Agama Ini

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 10 - Esa Hilang Dua Terbilang

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 9 - Kusimpan Mawar Ini Tetap Untukku, Juli

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 8 - Up Close And Pesonal With 2 Cyber Hijaber

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 7 - Pertemuanku Dengan 2 Wanita Cyber

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 6 - Wanita Sholehah Tunjukkan Dirimu!

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 5 - 3 Kunci Emas

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 4 - Sahabat Sejatiku

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 3 - Pramugari Di Tanah Suci

 Kisah Cinta Romi Dan Juli: Part 2 - Ing Ngayogyakarto




~ Website-nya cerpen & artikel pernikahan islami serta pacaran islami (emang ada?) ~

Hak cipta selamanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala

Semua materi dapat disalin, dicetak dan disebarkan (syukur-syukur ...) dengan mencantumkan sumber situs web ini

Pujian, masukan, krititikan, cacian, hujatan : aa_aanang [at] yahoo [dot] com